Nostalgia Fotografi Analog Bersama Bogor Bersoreria

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Bogor Bersoreria adalah lab film yang menyediakan jasa cuci dan pindai roll film untuk kamera analog. Jasa yang disediakan oleh Bogor Bersoreria yaitu cuci pindai roll film negatif ECN (hitam putih), cuci pindai roll film negatif C41 (berwarna) dan cuci pindai roll film positif E6. Bogor Bersoreria juga menjual roll film dan kameranya.

Moehammad Ridwan

Roll film yang dijual mulai dari roll film Fuji, Kodak, Illford, Kiro. Sedangkan untuk kamera, Bogor Bersoreria sejauh ini baru menyediakan kamera disposable (sekali pakai) dan kamera-kamera analog bekas yang biasanya titipan dari teman-teman.

Lab yang di kelola oleh Moehammad Ridwan ini berlokasi di Jl. Padi no. 101, Baranangsiang, Kota Bogor, tepat disebelah 101 Coffee. Buka mulai dari jam 9 pagi sampai jam 8 malam, bisa juga lewat dari jam operasional dengan cara menghubungi kontak Bogor Bersoreria terlebih dahulu. Yang bekerja di Bogor Bersoreria sejauh ini ada dua orang, yaitu Moehammad Ridwan sendiri dan Rendyka Widya.

Moehammad Ridwan sendiri memulai fotografi analog sejak kecil namun lebih serius aktif pada tahun 2015. Pria yang biasa disapa Wanto ini sebelumnya selalu mengandalkan jasa cuci film di Jakarta atau Bandung. Kemudian muncul ketertarikan untuk memiliki atau mengelola lab sendiri. “Kayaknya punya lab sendiri, asik. Bisa nyuci sendiri dan sebagainya,” ujar Wanto.

Ada pula desakan dari komunitas Bogor 35mm (Komunitas fotografi analog di Bogor). Karena mereka merasakan apa yang Wanto rasakan. Untuk mencuci film dengan kualitas baik, harus mencari penyedia jasa cuci film ke Jakarta atau Bandung. Juga dengan tujuan untuk menjaga ekosistem komunitas fotografi analog, akhirnya tercetuslah ide untuk mendirikan franchise Bersoreria, yang pusatnya berada di Jakarta.

Salah satu fotografer ternama di Indonesia, Anton Ismael, adalah salah satu dari pendiri Bersoreria Jakarta. Salah satu motivasi terkuat wanto untuk mengelola franchise bersoreria adalah karena hobi, juga disisi lain bisnis ini cukup menjanjikan.

Untuk mempromosikan Bogor Bersoreria, biasanya Wanto dan Rendyka memulai dengan basa-basi. Menanyakan teman-teman, apakah masih punya kamera analog, yang mungkin bekas orang tua mereka. Kemudian mengajak mereka untuk mencoba fotografi analog dan memperkenalkan Bersoreria Bogor sebagai tempat cuci film sekaligus penyedia roll film baru untuk dibeli dan digunakan.

Sejauh ini cara itu cukup berhasil. Salah satu faktor pendukungnya adalah karena di Bogor sudah ada lab cuci yang berkualitas, yaitu Bersoreria. Sehingga memudahkan para pegiat fotografi analog.

Bagi yang berminat menikmati jasa cuci film dari Bersoreria, bisa langsung datang ke Bersoreria. Apabila ingin sharing seputar fotografi analog, mereka juga sangat terbuka. Bahkan bila ada yg baru ingin memulai untuk mencoba fotografi analog, mereka dengan senang hati mau meminjamkan kamera yang bisa digunakan.

Wanto juga berbagi tips untuk kalian yang ingin memulai untuk belajar fotografi. Kalian bisa belajar dimulai dengan fotografi analog. Alasannya adalah kamera dan filmnya yang harganya cukup terjangkau. Kemudian dengan metode fotografi analog, kita akan lebih jauh menghargai proses dan hasilnya, karena hasilnya tidak bisa langsung jadi.

** Arafat Zawaid [MG/Unp-Jb]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here