Bantuan Bencana di Gudang Gunung Mas Cukup Untuk Dua Bulan

0

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan longsor Gunung Mas, Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, terus berdatangan. Bahkan, bantuan berupa makanan, pakaian dan lainnya sudah tidak bisa tertampung di satu tempat.

Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Edi Prihatin yang berjaga di posko bantuan di Rumah Dinas Camat Cisarua mengatakan, untuk bantuan sembako sudah banyak dan tidak bisa disimpan di satu lokasi.  “Rumdin camat saja sudah penuh, sekarang di simpan di ruang pelayanan kecamatan,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (25/1).

Menurutnya, setiap hari masih banyak yang berdatangan membawa bantuan, mulai dari pakaian, mie instan, beras dan sembako lainnya ke kantor kecamatan. “Setelah ditetapkan untuk posko bantuan di satu titik di kecamatan, semua bantuan ditampung disini,” ujar Edi.

Namun saat diminta berapa data jumlah bantuan yang sudah masuk, Edi mengaku tidak mengetahuinya.  “Untuk masalah data berapa jumlah bantuan dan dari mana saja, itu ada di pihak kecamatan,” jelasnya.

Tokoh wilayah Puncak, Cisarua, Teguh Mulyana mengungkapkan, paska terjadinya bencana di Kampung Rawa Dulang, Komplek Perkebunan PTPN VIII Gunung Mas, bantuan terus berdatangan.  “Kalau di lihat dari bantuan sembako atau makanan yang ada di gudang Gunung Mas, diperkirakan itu cukup untuk membantu para korban bencana selama sekitar dua bulan,” paparnya.

Bantuan sembako dan makanan serta pakaian, lanjut Teguh Mulyana yang juga sebagai Ketua Kompepar Kabupaten Bogor tersebut, tidak hanya di satu titik saja, tetapi berada di tiga lokasi. “Yang saya tahu di Kantor Desa Tugu Selatan ada juga posko bantuan, termasuk di kantor Kecamatan Cisarua,” katanya.

Teguh Mulyana minta agar bantuan-bantuan yang saat ini ada di kantor Kecamatan Cisarua, segera didistribusikan kepada para korban bencana untuk bisa dimanfaatkan.  “Jangan sampai membludak banyak dan bantuan tidak tertampung lagi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Teguh Mulyana mempertanyakan bantuan tunai yang sudah ada dan diterima pihak penanggungjawab. Karena, apabila bantuan tunai itu sudah ada, bisa dialokasikan untuk biaya mobilisasi pendistribusian bantuan kepada para korban.

 “Kasihan kalau untuk biaya mobilisasi pendistribusian bantuan atau kepentingan lainnya dalam penanganan bencana ini, dititik beratkan kepada kepala desa. Kalau memang ada bantuan berupa uang, berikan saja ke desa untuk kepentingan penanganan bencana,” tukasnya.

Sementara, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Camat Cisarua, Deni Humaedi tidak memberikan keterangan terkait bantuan bencana yang saat ini tidak tertampung di kantor kecamatan meski WhatsApp aktif dan dibaca.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here