Pascabanjir Bandang, Warga Rawadulang Tugu Selatan Kesulitan Air Bersih

0
Warga kesulitan mendapatkan air bersih

Cisarua | Jurnal Inspirasi

Banjir bandang di wilayah Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor membuat sebagian warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Pasalnya, sarana air bersih yang selama ini dipakai oleh warga dihantam banjir bandang membuat sumber resapan air dan bak penampungannya nyaris tak ada lagi.

Seperti yang dialami puluhan warga Kampung Rawadulang, khususnya RT 2 RW 03, Desa Tugu Selatan yang saat ini benar-benar kesulitan sarana air bersih untuk keperluan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari.

“Iya, kami mewakili ratusan warga disini merasa kesulitan air bersih karena sumber air yang biasa kami pakai sekarang hancur setelah kena banjir bandang,” tutur Nyai, istri Ketua RW 03.

Selain kesulitan sarana air bersih juga berdampak pada ekonomi khususnya warga sekitar Kampung Rawadulang tersebut. “Otomatis kami kesulitan untuk keperluan didapur dan memasak air selain untuk mandi dan mencuci pakaian. Kami minta diperhatikan juga ya. Adapun jembatan penghubung menuju Agrowisata Gunung Mas sudah rusak tergerus air Sungai Cisampay,” tuturnya.

Hal senada dikatakan Komar, warga Kampung Rawadulang RT 2 RW 03, Desa Tugu Selatan yang juga petugas keamanan di Perkebunan Gunung Mas menyebutkan, bahwa usai kejadian musibah banjir bandang puluhan warga mengalami kesulitan air bersih.

Dari pantauan, masjid yang ada didekat lokasi banjir bandang Kampung Rawadulang tidak dapat digunakan untuk sholat berjamaah karena ketiadaan air bersih untuk berwudhu.

“Air di masjid inipun kosong karena pipa penghubung untuk bak penampungan air mengalami kerusakan di hulu dekat Sungai Cisampay. Kami minta pihak terkait untuk membantu masalah tersebut,” ucapnya.

Sementara itu Nendri, Kepala Damkar Unit Ciawi mengaku akan segera  menurunkan sedikitnya 3 unit kendaraan tanki air bersih untuk membantu mengatasi kesulitan warga. “Siap, insha Allah besok pagi kami terjunkan tim atau regu dan 3 unit mobil tanki air bersih kesana,” jelasnya.

Sebelumnya, banjir bandang dan longsor terjadi di beberapa titik kawasan wisata Puncak pada 19 Januari 2021 tepatnya wilayah Gunung Mas, Desa Tugu Selatan dan Tugu Utara, Kecamatan Cisarua pada pukul 09.30 WIB. Dalam waktu sekejap aliran air Sungai Cisampay meluap dan membendung sehingga meluluh lantakkan kawasan pemukiman penduduk dialiran sungai tersebut.

** ass/penapublik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here