Home News Pascakerumunan Massa, Warga Dua Desa Dites Swab

Pascakerumunan Massa, Warga Dua Desa Dites Swab

Megamendung | Jurnal Inspirasi

Pascaaksi massa saat penjemputan Habib Rizieq Shihab di pintu Tol Gadog, Kecamatan Ciawi beberapa hari lalu, warga di dua desa di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, dilakukan tes swab oleh petugas Gugus Covid-19. Kegiatan pengambilan sempel darah itu, sebagai langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bogor bersama jajaran TNI dan Polri dalam mencegah penyebaran virus Corona.

Ketua Harian Gugus Covid-19 Kabupaten Bogor, Berhanudin mengungkapkan, kegiatan tes swab saat ini, dilakukan secara serentak di dua desa yang ada di Kecamatan Megamendung. Alasan dilakukannya swab, karena dua desa di wilayah Megamendung yang notabene menjadi basis massa Habib Rizieq Shihab sehingga khawatir terpapar virus Corona.

 “Kedua desa itu yakni, warga Desa Sukagalih dan Kuta,” ungkapnya kepada wartawan saat melakukan tes swab terhadap warga yang ada di Desa Sukagalih, di lapang bola Leumah Nendeut.

Tes swab yang dilakukan Pemkab Bogor dengan menurunkan tim medis dari Dinas Kesehatan, kata Burhanudin, sebagai upaya tim gugus tugas Covid-19 dalam mencegah penyebaran virus corona di warga.

 “Apalagi sebelumnya telah terjadi kerumunan massa di sekitar Gadog persisnya didepan Masjid Harakatul Jannah enam hari lalu,” jelasnya yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor.

Diungkapkan Sekda, saat ini Pemkab Bogor sudah mengeluarkan peraturan daerah (Perda) tentang Covid-19. Yang mana didalam Perda itu ada aturan terkait jumlah kerumunan massa.  “Sekarang ini bulan Maulid, jadi banyak kegiatan yang mengundang kerumunan massa. Di Perda itu sudah diatur, di masa pandemi Covid-19, kerumunan massa hanya boleh berjumlah 150 orang,” paparnya.

Burhanudin menghimbau agar warga memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) dengan tetap menjalankan 3M, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. “Saya berpesan kepada warga agar tetap menjaga kesehatan dengan terus merapkan Prokes. Kalau bukan kita yang menjaga kesehatan, siapa lagi,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa Sukagalih, Alamsyah Sudarman mengaku kegiatan tes swab yang dilaksanakan di wilayahnya ini sudah disosialisasikan kepada semua warga.  “Targetnya sih sebanyak-banyaknya, tapi kita upayakan sekitar 1000 warga. Dan yang perlu diketahui, warga Sukagalih pada saat ada kerumunan massa di Gadog, sedang di rumah dan bekerja sebagai kuli di kebun,” tukasnya.

** Dede Suhendar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version