Iuran Sekolah di Masa Pandemi Jadi Dilematis

0

Bogor | Jurnal Inspirasi

Kondisi dilematis dirasakan orangtua murid dan pihak sekolah pada masa pandemi Covid – 19. Pemerintah terus memberlakukan kebijakan sistem pembelajaran jarak jauh (online) guna mengurangi angka penyebaran Covid – 19. Namun, bagi sebagian masyarakat terutama para wali murid, kebijakan tersebut dinilai tidak efektif, jika sekolah tetap memungut iuran. Tetapi disisi lain, ada kebutuhan guru yang mesti dipenuhi.

“Saya bingung bayar uang sekolah anak, padahal anak aja sekolahnya di rumah. Anak kita tidak merasa memakai fasilitas sekolah tapi suruh tetap bayar. Saya juga merasa beberapa guru cuma mengajar seadanya,” ujar M (40), salah  satu wali murid di sekolah SMP Kabupaten Bogor.

Muhamad Fajar Muttakin (24), selaku staf pengajar dari SMPN 17 Bogor, berpendapat jika wali murid sudah membayar iuran sekolah, dan guru mendapatkan gaji perbulan  maka ini menjadi dua hal mengenai hak dan kewajiban. “ Jika berbicara masalah membay ar dan dibayar, saya rasa guru tidak bisa dibayangkan dengan gaji buta. Kenapa? Karena tugas guru sebagai pengajar tidak ada yang berkurang. Malah harus lebih intens,  bukan hanya dengan murid tapi dengan orang tuanya juga.”

Menurut Fajar, kondisi seperti sekarang ini memang sangat dilematis. Karena para guru honorer pun pastinya tidak mendapat bayaran penuh, dan salah satu penyebabnya yaitu biaya transportasi guru yang dihilangkan akibat proses belajar mengajar hanya dilakukan dari rumah.

Satu hal yang masyarakat harus tahu pasti adalah, para akademisi pendidikan terus berupaya semaksimal mungkin dalam menyiapkan metode belajar di masa pandemi Covid – 19. Selama kebijakan pembelajaran jarak jauh ini ditetapkan, kemampuan murid dalam memahami materi yang disampaikan juga tergantung dari wali murid yang membimbingnya di rumah.

“Ya saya rasa intinya, dalam kondisi pandemi ini kita semua harus bisa lebih bijak menyikapi segala hal,” ujar Fajar dipenghujung sesi wawancara.

** Herninda Febiola [MG]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here