Camat Leuwisadeng: Pilkades Rawan Gesekan Jangan Menggampangkan

0
Ilustrasi

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak yang diikuti 88 desa di setiap 34 wilayah kecamatan di Kabupaten Bogor bakal digelar pada 20 Desember 2020 mendatang. Sebelumnya pesta demokrasi Pilkades serentak rencananya bakal dilakukan pada 15 November 2020, namun diundur lagi menjadi 20 Desember. Bahkan Menteri Dalam Negeri juga merencanakan membatalkan dulu Pilkades selama pandemi Covid-19.

“Kecamatan Leuwisadeng, ada tiga desa yang akan mengikuti Pilkades, adapun nantinya ada perubahan jadwal Pilkades kami memunggu dari Pemkab Bogor dan Kemendagri,” kata Camat Leuwisadeng Rudi Mulyana kepada Jurnal Bogor, ditemui setelah menggelar operasi simpatik penegakan protokol kesehatan wajib masker, di Jalan Raya Leuwisadeng, Rabu (30/9).

Ia memaparkan, Pilkades memang berpotensi rawan gesekan karena itu berhubungan dan menyentuh langsung ke masyarakat. “Otomatis adanya gesekan antar tetangga atau dengan masyarakat pendukung lainnya. Kalau Pilkades ini kan antar tetangga antar saudara beda pilihan bisa jadi permasalahan,” kata Camat Leuwisadeng.

Lanjut Rudi meyebutkan, panitia Pilkades yang dibentuk di tiap desa harus mewaspadai titik-titik rawan konflik apalagi menjelang kampanye maupun saat kampanye. ” Semua Pilkades rawan gesekan jadi jangan  menggampangkan,” tandasnya.

Tidak seperti  Pilkada atau Pilbup yang jaraknya  cukup jauh, maka itu yang pertama kita akan terus berkoodinasi dengan panitia tingkat desa,  aparat kepolisian, Koramil termasuk para Calon Kades. “Minimal para calon, harus bisa menjaga kondusifitas wilayahnya jangan sampai ada kampanye yang menjelekan salah satu calon lain,” kata dia.

Menurutnya, wilayah binaannya terdapat tiga desa yang akan  mengikuti hajatan politik pemelihan kepala desa, antara lain Desa Sadeng, Kalong 2 dengan Desa Wangunjaya. Dari ketiga  desa, peserta bakal calon kepala desa itu lebih dari 5 orang. “Artinya semua balon untuk ditetapkan menjadi calon kepala desa,  nantinya  pasti ada seleksi dari ilmu tentang pengetahuan dengan tes tertulis.” ucapnya.

Ia berharap, selama berlangsungnya Pilkades di wilayahnya berjalan lancar . “Mudah-mudahan tidak adanya gesekan atau timbul masalah lainnya,”pungkasnya.

** Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here