Dua Pengunjung Alas Bandawasa Nyaris Tewas Dikeroyok Warga

0

Cigombong | Jurnal Inspirasi
Dua pengunjung yang hendak berwisata ke Bukit Alas Bandawasa menjadi korban penganiayaan secara berkelompok di Jalan Blok Cisaat, Kampung Loji RT 01/09 Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kamis (16/7) dini hari. Satu diantara kedua korban yang merupakan warga Ciawi, Kabupaten Bogor itu, nyaris tewas akibat luka tusukan senjata tajam sehingga harus dilarikan ke RSUD Ciawi.

Kapolsek Cijeruk, Kompol Nurahim, membenarkan kejadian penganiayaan tersebut. Sehingga, saat ini pihaknya masih memburu pelaku.  “Masih dalam penyelidikan, sementara para saksi sudah dimintai keterangan dan barang bukti berupa pisau Kujang telah diamankan,” ungkapnya kepada wartawan saat dikonfirmasi.

Pengeroyokan terhadap warga yang berkunjung ke Bukit Alas Bandawasa oleh warga itu pun dibenarkan Kepala Desa Pasirjaya, Suhamda Hendrawan. Namun dirinya tidak mengetahui persis kejadian tersebut.

 “Persisnya belum tahu karena saya dapat informasi dari kepolisian. Korbannya wisatawan yang mau berkunjung ke situ. Malam itu juga korban dibawa ke puskesmas dan rumah sakit,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Plt Camat Cigombong, Asep Achadiat Sudrajat mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Namun terkait kembali ramainya lokasi saat ini, pihaknya telah menutup kawasan wisata Alas Bandaswasa itu sejak lama.

 “Terkait persoalan pengeroyokan saya masih menunggu informasi dari penyidik Polsek. Lokasi Alas Bandawasa, sejak diberlakukan PSBB, atas dasar musyawarah Muspika sudah ditutup sesuai dengan aturan PSBB, dan sudah dilaporkan kepada pimpinan,” akunya.

Menurut keterangan para saksi, dua korban pengeroyokan itu yakni Aldi (29) dan Ugum (25) bersama tujuh temannya  main ke Bukit Alas Bandawasa di Desa Pasir Jaya menggunakan kendaraan roda dua. Mereka yang seluruhnya merupakan warga Ciawi berangkat pada Rabu malam.

Pada Kamis pukul 00.00 WIB, para pemuda tersebut tiba di pos penjagaan tiket masuk wisata Bukit Alas Bandawasa. “Bang maaf saya mau masuk, masuknya per orang berapa duit?” ujar salah satu rekan korban, NN kepada petugas jaga tiket.

Namun karena telah penuh, petugas tersebut menolak para pemuda tersebut masuk. Dengan nada keras, rekan korban tersebut setengah memaksa petugas untuk membolehkan mereka masuk. “Pengen masuk sekarang berapapun harga tiketnya saya bayar,” ketusnya.

Karena merasa membutuhkan penjagaan lebih, petugas tersebut memanggil rekan-rekannya sebanyak kurang lebih 20 orang. Saat bergegas pulang, salah satu rekan korban yang lain melontarkan perkataan yang membuat tersinggung pelaku yang juga turut menjaga pos tersebut.

Bersama rekan-rekannya, pelaku mengejar korban dan rombongannya menggunakan sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam jenis pisau. Di lokasi kejadian, tepatnya pinggir jalan Blok Cisaat Kampung Loji, Ugum terjatuh dari sepeda motor. Melihat Ugum terjatuh, Aldi, korban tertusuk kembali dan mencoba melerai Ugum yang tengah dikeroyok pelalu dan rekannya dan saat itulah Aldi tertusuk.

 “Tolong saya tertusuk” teriak Aldi sambil mengedarai sepeda motor sendiri meminta tolong. Bersama rekannya, Aldi lari ke pemukiman warga untuk meminta pertolongan sebelum Aldi dilarikan ke RSUD Ciawi. Sementara, Ugum dibawa ke Puskesmas Cigombong untuk penanganan medis dan dilakukan visum.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here