WHO Rilis Tempat Paling Rawan Penyebaran Covid-19

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Panduan baru terkait penyebaran corona (Covid-19) dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunai (WHO). Hal ini dilakukan untuk menanggapi laporan dari para peneliti awal pekan ini yang menegaskan bahwa Covid-19 menyebar dari udara.

WHO mengatakan tidak dapat mengesampingkan bukti bahwa corona bisa ditularkan melalu partikel udara di ruang tertutup dalam situasi yang ramai. Pedoman baru menyarankan orang agar “harus menghindari keramaian” dan “memastikan ventilasi yang baik di gedung” termasuk memakai masker.

WHO pun menyebut tiga area rawan tipe penularan ini. Yakni latihan paduan suara dalam ruangan, di restoran dan di kelas kebugaran (gim). “Latihan paduan suara, di restoran atau di kelas kebugaran area yang memungkinkan transmisi udara,” dikutip dari CNBC, Jumat (10/7).

Namun WHO mengatakan butuh banyak riset lagi untuk semakin memperkuat bukti. Saat ini, metode penyebaran utama, masih diyakini melalui tetesan (droplet) dan fomite, merujuk kepada objek yang dipegang penderita.

Penularan melalui udara, kata WHO, dapat terjadi jika tetesan pembawa virus, menghasilkan “partikel sangat kecil di udara dengan cara menguap” atau “hasil pembicaraan dalam udara yang dihembuskan”.

Secara teori, WHO mengatakan memang seseorang dapat menghirup virus tersebut dan terinfeksi. Tetapi itu masih belum diketahui, apakah udara benar-benar membawa cukup virus untuk menyebabkan infeksi.

“Sampai saat ini, transmisi SARS-CoV-2 dengan jenis melalui udara belum (banyak) ditunjukkan. Lebih banyak penelitian diperlukan mengingat implikasi yang mungkin terjadi, “kata pedoman WHO lagi.

Lembaga ini mengatakan sedang meneliti lebih lanjut peran berbagai mode penyebaran. Jika penularan melalui udara terbukti menjadi faktor utama dalam penyebaran virus, itu bisa memiliki konsekuensi kebijakan yang luas.

Masker mungkin lebih penting dalam mengurangi infeksi, termasuk membuat tipe yang lebih khusus untuk memblokir partikel mikroskopis. Selain itu ventilasi dalam ruangan juga harus dirancang untuk membunuh virus di udara.

Pedoman ini menambahkan pernyataan WHO sebelumnya. Pada awal 2020, saat corona baru menyebar, WHO hanya menspesifikasikan penyebaran udara pada lingkungan tertentu seperti selama prosedur medis yang menghasilkan aerosol.

ASS|*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here