Home Potret Desa Masuki Transisi New Normal, Muspika Nanggung Perkuat Kampung Tangguh

Masuki Transisi New Normal, Muspika Nanggung Perkuat Kampung Tangguh

Nanggunga l Jurnal Inspirasi
Memasuki masa transisi menjelang new normal, Muspika Kecamatan Nanggung melakukan launching dengan dibentuknya Kampung Tangguh Lodaya di dua desa, yakni Desa Malasari dan Kalongliud. Hal ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Camat Nanggung Ae Saefulloh mengatakan,  Kampung Tangguh Lodaya sebagai garda terdepan dalam menekan angka dan melawan penyebaran Covid-19. “Dengan kesepakatan komitmen bersama memasuki transisi new normal, kami telah menyiapkan protokol di semua lini untuk menghadapi masa transisi ini,” jelas Camat Ae kepada Jurnal Bogor, kemarin.

“Tugas ini tidak mudah, namun harus dilakukan mengingat warga  harus melanjutkan kehidupan mereka untuk mencari nafkah,” kata Ae.

Menurutnya, sangat perlu untuk mendirikan Kampung Tangguh Lodaya untuk mempersiapkan diri menghadapi new normal yang akan datang.” Bagaimanapun dampak Covid ini diperkirakan akan berkepanjangan maka itu harus diperkuat juga terutama dari sisi kekuatan pangan di masyarakat,” jelasnya.

Menurut Ae, Mupika Nanggung dengan para kepala desa tetap berkomitmen berusaha dalam mencegah penularan Covid-19. ” Dengan adanya Kampung Tangguh Lodaya merupakan upaya mendukung usaha pertanian masyarakat di bidang pangan serta mengaktifkan kembali program siskamling.”

“Mengahadapi new normal itu adanya kehidupan baru dan sesuai protokol kesehatan mau tidak mau  kita semua harus melakukan itu untuk antisipasi kedepan sehingga new normal itu bisa dijalankan,” paparnya.

Kepala Desa Kalong Liud sekaligus Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) se- Kecamatan Nanggunga Jani Nurzaman menyatakan, Kampung Tangguh Lodaya ini adalah program kepedulian masyarakat tentang pencegahan  wabah Covid-19.

Menurut Jani, masyarakat peduli tentang pencegahan Covid-19 diantaranya melakukan siskamling dan meningkatkan produktivitas pangan agar waraga masyarakat  tidak terlalu terimbas dan masih bisa melakukan altivitas hariannya. “Masyarakat  tetap budidaya ikan dan akvitas pertanian tetap berjalan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, launching Kampung Kangguh Lodaya ini diinisiasi Kapolres Bogor dan baru bisa dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Malasari tepatnya di Kampung Kopo, sedangkan untuk wilayah Desa Kalongliud berlangsung di Kampung Bongas. “Pak Kapolres  ingin sekali  meningkatkan lagi kewaspadaan dari individunya masing masing dalam rangka pencegahan Covid-19,” tandas Jani.

** Arip Ekon.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version