Home Potret Desa KWT Pakcoy Jadikan Pekarangan Ladang Pendapatan

KWT Pakcoy Jadikan Pekarangan Ladang Pendapatan

Cilegon | Jurnal Inspirasi
Memanfaatkan pekarangan rumah dengan tanaman produktif memberi keuntungan cukup besar. Selain halaman jadi indah  dan mendapat udara segar dari oksigen yang dikeluarkan oleh tumbuhan, keuntungan lain dapat menambah penghasilan keluarga bila dikelola dengan baik.

Didampingi Shofi Nur Prihatin Penyuluh Kecamatan Citangkil, Kelompok Wanita Tani (KWT) Pakcoy di Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon menjadikan  rumah – rumah tempat mereka bermukim sebagai ladang pendapatan tambahan untuk  keluarga 22 anggota kelompok ini. Nyaris tak ada tempat kosong, semua pekarangan, pagar dan tembok dinding menjadi area tanam aneka sayuran dan tanaman obat (TOGA).

” Banyak keuntungan yang diperoleh dari pemanfaatan lahan pekarangan ini, selain untuk menekan pengeluaran kebutuhan dapur dimana  untuk konsumsi sayuran tiap hari bisa memetik dari lahan pekarangan sendiri. Ada juga tambahan pendapatan dari hasil panen dan hasil olahan, juga mengurangi konsumsi sayuran dengan residu kimiawi, jadi  bebas pestisida, “ kata Miarti Ketua KWT Pakcoy, Rabu, (24/6).

Selain mengembangkan pekarangan, KWT Pakcoy  juga concern dalam usaha pengolahan hasil. Dari TOGA dibuat olahan jamu kunyit asam dikemas dalam botol dan dijual langsung maupun online. Tidak hanya itu merekapun mengolah Getas Daun Kelor, dikemas dan dijual digerai UKM serta memenuhi pesanan disekitar lingkungan. Ratusan ribu rupiah setiap hari berhasil di kantongi.

Dikatakan Miarti , ide pengelolaan lahan pekarangan rumah muncul secara bersama dari anggota. Awalnya  karena memang ada dorongan dan keinginan hati dari masyarakat sekitar, terutama ibu – ibu dan anak – anak muda yang kemudian bergabung jadi sebuah kelompok, untuk memanfaatkan lahan yang terbatas agar bisa memiliki nilai tambah. “ Kami juga ingin mengajarkan anak – anak usia dini mengenal dan mencintai tanaman, “ ujarnya.

Dari semangat dan kekompakan anggota, dan dukungan berbagai pihak  serta motivasi dan semangat dari PPL serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon, kini kampung yang juga dikenal dengan sebutan Kampung Kreasi Lukis ini bersiap mewujudkan impian besar.  Impian menjadikan kampung mereka menjadi kampung hijau, kampung wisata, dan kampung edukasi.

Pekarangan dapat menjadi sumber pendapatan keluarga disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Dikatakan Mentan Syahrul dampak corona membuat ekonomi melemah, banyak orang kehilangan pekerjaan, obatnya ada di depan mata, yaitu bertani, bertanam di pekarangan.

”Pekarangan memberikan manfaat besar bukan saja terhadap pemenuhan penyediaan pangan yang sehat, juga bahkan dapat menjadi sumber pendapatan keluarga, “ ucapnya.

Satu suara dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menegaskan banyak hal yang bisa dilakukan dalam pemanfaatkan lahan pekarangan. Salah satunya dengan melakukan budidaya sayuran. Manfaatkan semua limbah rumah tangga untuk diolah menjadi pupuk organik,kemudian aplikasikan pada tanaman yang ada di pekarangan. Jika tidak memungkinkan melakukan budidaya dengan menanam secara langsung di media tanah, bisa juga dengan melakukan budidaya secara hidroponik.

** RG/PPMKP

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version