Selepas Reses, Anggota DPRD Langsung Turun Lapangan

0

Cariu | Jurnal Bogor
Pertamakalinya reses gelombang ketiga saat Pandemi Covid-19 dilaksanakan di Kecamatan Cariu. Tanpa mengesampingkan standar protokol kesehatan, kegiatan reses dewan tersebut hanya dihadiri sebanyak 25 orang dan berlangsung selama 1 Jam. Tidak hanya mendengar keluhan masyarakat, anggota DPRD Achmad Fathoni langsung meninjau beberapa titik jalan rusak yang memprihatinkan, serta melihat objek wisata perbatasan Bogor-Karawang, Selasa (23/07).

“Jalan amblas yang tak jauh dari Kantor Kecamatan Cariu yang sudah sering kali amblas, dan harus dicarikan solusinya agar jalan tersebut bisa kokoh, selanjunya kita melihat kondisi jalan Pahae-Nyencle arah Selawangi yang rusak sampai STA 4,5 dan tahun 2020 baru masuk APBD 2,7 KM, ” kata politisi dari Fraksi PKS tersebut.

Dia dan rombongan juga mengecek jalan Cariu-Cikutamahi yang sudah banyak rusak, serta Jembatan Cibojong yang akan dikerjakan 2020 ini, yang kemudian melihat lokasi wisata Grand Canyon yang masih memiliki jalan rusak dan sempit.

“Di Grand Canyon saya bertemu dengan kang Ulis Jaya yang menjelaskan bahwa belum ada keterlibatan Pemkab Bogor dalam membangun dan mengelola objek  wisata ini, padahal di seberang sungai persis perbatasan dengan Pemkab Karawang sudah menatap sedemikian rupa, saya menyaksikan sendiri Kang Ulis dan kawan-kawan sedang mengerjakan jembatan baja untuk menggantikan jembatan bambu, yang dulu sempat saya tengok,” jelas Achmad Fathoni.

“Selain itu jaringan telepon atau siynal di lokasi Grand Canyon juga agak lambat, sampai laporan terakhir ke saya bahwa jalan di Babakan Raden juga rusak parah sepanjang 800 meter,” pungkasnya mengakhiri.

** Nay Nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here