Akibat Covid-19, Warga Asal Nanggung Meninggal di Bantarkemang

0

Nanggung I Jurnal Inspirasi

Disinyalir akibat Virus Covid-19, 1 orang dinyatakan meninggal dunia di Bantarkemang, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan  Bogor Timur, Kota Bogor. Korban tersebut  berinisial RB asal warga Kampung Blok Paris, Desa Parakanmuncang,  Kecamatan Nanggung.

Kepala Puskesmas Nanggung, Dr Baringin Manik membenarkan adanya salah satu warga  Nanggung yang meninggal  sesuai rilis yang disampaikan Bupati Bogor. “Hal ini lebih jelasnya silakan tanya langsung ke Pak Camat karena dia sebagai Kepala Gugus tugas kecamatan sesuai tupoksinya,” kata dia.

Tentu itu, kata Baringin, dengan adanya wabah Covid-19 ini, pihaknya dengan muspika sampai hari ini terus berupaya meningkatkan protokol kesehatan dan memberikan imbauan  kepada masyarakat.

Kepala Seksi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat (PKM) Kecamatan Nanggung, membenarkan adanya salah satu warga sesuai alamat di KTP bahwa korban tersebut meninggal dunia diduga terkena Covid -19. “Memang benar korban tersebut warga asal Kampung Blokparis RT 02 RW 02, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung,”  kata Ida sambil memperlihatkan KTP korban kepada Jurnal Bogor, Kamis (11/6)

Ida memaparkan, korban yang positif Covid-19 meninggal dunia yang beralamat sesuai di KTP. “Hanya  KTPnya saja yang beralamat di Nanggung tetapi orang tersebut sudah tidak tinggal di Nanggung,” paparnya.

Ida menjelaskan, bahwa  RB kelahiran pada tahun 1955  dengan usia 65 tahun dan pernah nikah dengan warga Nanggung sekaligus bikin KTP seumur hidup pada tahun 2012. Setelah itu yang katanya menurut informasi RB sudah lama jarang ke Nanggung. Lanjut Ida menjelaskan, bahwa korban inisial RB, semenjak sakit hingga meninggal dunia termasuk pemakaman pun diluar dari Kecamatan Nanggung.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasoi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Nanggung, Jani Nurzaman  sekaligus Kepala Desa Kalongliud mengemukakan,  sesuai rilis Bupati Bogor yang disampaikan mengenai adanya warga Kecamatan Nanggung yang meninggal akibat Covid -19,” kata dia.

“Kami dengan muspika  dan para kepala desa se- Kecamatan Nanggung terus berkoordinasi guna pencegahan  untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Antara lain, ujar Jani, hubungan antar kepala desa akan lebih direkatkan lagi, khususnya untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini. “Kami juga akan tetap berkordinasi dengan pihak kecamatan sebagai gugus tugas tingkat kecamatan dan juga dengan pihak puskemas,” tutupnya.

** Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here