Dewan Masjid Keluarkan Instruksi

0
Jusuf Kalla

Jakarta, Jurnal Insprasi

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla atau JK mengeluarkan instruksi kepada seluruh pengurus maupun takmir masjid maupun mushala agar setiap saat menjaga kebersihan di lingkungan, menyusul masuknya virus Corona ke Indonesia. Hal ini mengemuka saat JK memimpin rapat dengan para pengurus pusat maupun pengurus sayap DMI di Jakarta, Rabu (4/3).

“Mengimbau kepada seluruh jajaran pimpinan wilayah, daerah, cabang, dan ranting untuk melakukan langkah sanitasi siaga bersama DKM dan takmir masjid atau musala dengan teratur menjaga kebersihan,” kata JK.

Selain itu, dia juga mengimbau para jamaah shalat agar membawa sajadah atau sapu tangan yang bersih sendiri sebagai alas sujud masing-masing. “Parah jamaah yang sedang batuk, demam, dan mengalami gejala sakit seperti flu agar melaksanakan shalat di rumah hingga sembuh dan ikut mengawasi penyebaran atau penularan virus Corona, serta melakukan upaya tanggap atau melaporkan jika ada warga masyarakat dicurigai terdampak virus Corona, khususnya di sekitar masjid atau mushala,” jelas JK.

Menurut dia, semua itu dilakukan demi mencegah lebih banyak orang terpapar virus Corona.

“Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat terhindar dari penyebaran virus Corona yang dapat tersebar melalui kontak badan ataupun bersentuhan langsung dengan orang yang sedang terjangkit virus corona,” pungkasnya.

JK yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk tidak panik, namun tetap waspada terkait adanya virus tersebut. Bentuk kewaspadaan itu, kata JK, yakni mengurangi untuk datang ke pertemuan yang dihadiri orang banyak.

JK menyampaikan bahwa pemerintah telah menyampaikan informasi adanya kasus Covid-19 dengan baik kepada masyarakat. Tugas selanjutnya ialah bagaimana masyarakat untuk tetap waspada meski tidak perlu panik dalam menyikapinya. “Karena semua sudah mengetahui begitu banyak, kecepatan menyebarnya, perlu hati-hati lah,” kata JK saat di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).

“Seperti ini, kalau ada satu saja di sini kena, kita semua kena ini. Jadi mengurangi pertemuan besar-besaran, (menjaga) kebersihan,” sambungnya. Menurut JK, pemerintah belum perlu melakukan isolasi terhadap suatu daerah yang diketahui warganya terkena Covid-19. Hal itu disampaikannya lantaran melihat kasus Covid-19 di Indonesia tidak sebegitu besar seperti di negara-negara lain. Ia melihat pemerintah Indonesia sudah bekerja semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan terhadap wabah Covid-19 di tanah air. Mantan Wakil Presiden ke-12 RI itu juga berharap wabah Covid-19 tidak menyebar seperti halnya di negara lain. “Maksimal dalam arti kata sesuai dengan korban yang ada. Tapi mudah-mudahan enggak terjadi seperti di Korea, Iran,” pungkasnya.

Asep Saepudin Sayyev |*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here