30.2 C
Bogor
Friday, November 6, 2026

Buy now

spot_img

Belajar dari Rongsokan: Seorang Anak Bantu Usaha Orang Tua, Belajar Hargai Jerih Payah

Ciomas | Jurnal Bogor – Di tengah gempuran gadget baru dan gaya hidup serba instan, seorang anak di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor justru memilih belajar dari hal yang dianggap sepele: memilah limbah elektronik.

Di sebuah lapak sederhana di Jalan Raya Kreteg RT 1 RW 3 Padasuka , ia terlihat jongkok memilah satu per satu PCB, baterai HP, LCD, tembaga, dan berbagai komponen elektronik bekas. Tangannya kotor, bajunya sederhana, tapi wajahnya serius. Baginya, ini bukan sekadar membantu, tapi belajar.

Usaha orang tuanya bergerak di bidang jual beli barang bekas elektronik dan lelang / borongan kantor. Dari sinilah, nafkah keluarga didapat. Dari barang yang sudah tidak terpakai orang lain, masih ada nilai yang bisa diolah kembali.

“Biar anak tahu, uang itu tidak datang begitu saja. Ada keringat, ada capek, ada prosesnya. Kalau dia ikut bantu, dia akan lebih menghargai,” ujar Septrianu Munandar, orang tua yang mendampinginya, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan memilah ini juga punya nilai lingkungan. Limbah elektronik jika dibuang sembarangan bisa mencemari tanah dan air. Dengan dipilah dan didaur ulang, barang bekas bisa bermanfaat lagi dan tidak menjadi sampah.

Bagi sang anak, pelajaran terbesar bukan soal berapa harga tembaga atau PCB hari ini. Tapi soal menghargai jerih payah orang tua yang setiap hari berjuang demi keluarga.

Sosok seperti ini menjadi pengingat, bahwa kesuksesan tidak selalu dimulai dari tempat yang bersih dan mewah. Kadang dimulai dari lantai yang kotor, tangan yang hitam, tapi hati yang mau belajar dan berbakti.

(Wawan Hermawanto)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles