34.9 C
Bogor
Thursday, October 22, 2026

Buy now

spot_img

BEM se-Bogor Gelar Aksi di Depan Istana Bogor, Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional

Bogor | Jurnal Bogor
Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor menggelar aksi demonstrasi di kawasan depan Istana Bogor. Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), evaluasi kebijakan pemerintah, serta persoalan pendidikan di Indonesia.

Mengusung tema “Rakyat Menderita, Pemerintah Berkuasa, Hutan pun Membara”, aksi demonstrasi yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026) tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan mendesak pemerintah agar mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang menjadi sorotan.

Aksi unjukrasa BEM se-Bogor Raya

Salah satu tuntutan utama massa aksi adalah mendesak pemerintah pusat untuk menetapkan kebakaran hutan dan lahan sebagai bencana nasional. Selain itu, mahasiswa menuntut pemerintah menyusun kebijakan strategis untuk menyelesaikan persoalan karhutla secara transparan dan berkelanjutan.

Massa aksi juga mendesak Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, untuk turun dari jabatannya. Tuntutan tersebut disampaikan sebagai bentuk kritik mahasiswa terhadap kebijakan dan penanganan persoalan kehutanan di Indonesia.

Tidak hanya menyoroti persoalan lingkungan, BEM se-Bogor turut menyampaikan tuntutan terkait evaluasi menyeluruh terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dalam tuntutan tersebut, mahasiswa meminta pemerintah menghentikan komersialisasi pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan guru.

Selain itu, massa aksi mendesak agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dievaluasi secara menyeluruh. Evaluasi tersebut diharapkan dapat dilakukan secara transparan dan berkelanjutan guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Melalui aksi ini, mahasiswa BEM se-Bogor menegaskan pentingnya keterbukaan pemerintah dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan hidup, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

Aksi tersebut juga mengangkat sejumlah tagar, yakni #IndonesiaMenderitaRakyatBersuara, #IndonesiaMembaraRakyatMenderita, #SelamatkanIndonesia, dan #FromBogorToIndonesia. Tagar-tagar tersebut menjadi bagian dari pesan yang disuarakan mahasiswa untuk menarik perhatian masyarakat terhadap berbagai persoalan yang mereka angkat.

Melalui rangkaian tuntutan tersebut, BEM se-Bogor berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap persoalan karhutla, melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai bermasalah, serta menghadirkan solusi yang transparan, adil, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

(Zacky Bariqlana/mg-uika)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles