Megamendung | Jurnal Bogor – Turnamen sepakbola putri antar-Sekolah Sepak Bola (SSB) bertajuk Alwan Mini Soccer Cup Championship berlangsung meriah. Kompetisi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah untuk mengasah bakat para pesepakbola putri usia 10 hingga 15 tahun.
Turnamen diikuti empat tim putri yang berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Bogor, yakni Yacis Putri, Persachi Putri, Bina Citra Putri, dan Yudistira Putri.
Kompetisi menggunakan sistem setengah kompetisi dengan format setiap tim saling bertemu dan mengumpulkan poin. Para peserta memperebutkan Piala Alwan Mini Soccer, sementara panitia juga menyiapkan piala dan piagam penghargaan bagi para juara.
Ketua Panitia, Hendra, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarpemain, pelatih, dan SSB.
“Ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus untuk mengasah bakat anak-anak perempuan dalam olahraga sepakbola,” kata Hendra, Sabtu (29/8/2026).
Dari hasil pertandingan, Bina Citra Putri berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Yacis Putri, sedangkan Persachi Putri meraih juara ketiga.

Pelatih Yacis Putri, Erwan Setiawan, menyambut positif digelarnya turnamen sepakbola putri. Menurutnya, semakin banyak kompetisi seperti ini akan membuka kesempatan bagi para pemain muda perempuan untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
“Semoga semakin banyak momen seperti ini. Selain memperkenalkan sepakbola putri, turnamen ini juga menjadi wadah untuk menampung dan mengembangkan bakat siswa YPC,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Pelatih Yudistira Putri, Saipul Hadi. Ia menilai keberadaan turnamen khusus SSB putri sangat penting karena kompetisi sepakbola putri masih relatif jarang digelar.
“Dengan adanya turnamen SSB putri, mudah-mudahan sepakbola putri bisa lebih berkembang. Selama ini SSB yang memiliki tim putri masih jarang,” ungkapnya.
Saipul berharap setiap SSB mulai memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan pemain putri sehingga regenerasi pesepakbola perempuan dapat terus berjalan.
“Saya berharap setiap SSB bisa membina dan membimbing tim-tim putri agar semakin berkembang. Mudah-mudahan dari pembinaan di tingkat SSB ini bisa lahir pemain-pemain yang nantinya memperkuat persepakbolaan putri, bahkan Timnas Putri Indonesia ke depannya,” pungkasnya. Yudi


