Bogor | Jurnal Bogor
Memasuki musim kemarau, penggunaan AC mobil meningkat signifikan. Melihat kondisi tersebut, Rifky AC Mobil mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan di wilayah Bogor dan sekitarnya, untuk melakukan perawatan rutin sistem pendingin kendaraan. Hal ini bertujuan agar performa AC tetap optimal, usia komponen lebih panjang, dan konsumsi bahan bakar kendaraan lebih efisien.
Pemilik Rifky AC Mobil, Anwar, mengatakan AC mobil bukan hanya berfungsi untuk kenyamanan berkendara. Sistem pendingin yang tidak terawat dapat memicu kerusakan pada komponen utama seperti kompresor, serta membebani mesin kendaraan.

“Masalah paling umum yang kami temui adalah filter kabin yang sudah terlalu kotor dan freon yang berkurang. Dua hal ini sering disepelekan, padahal dampaknya besar. Hembusan angin jadi kecil, AC tidak dingin, dan kompresor bekerja lebih keras sehingga bisa jebol,” ujar Anwar saat ditemui di bengkel Rifky AC Mobil, Rabu (5/8 2026)
Menurutnya, perawatan AC mobil tidak perlu menunggu sampai ada kerusakan. Pemeriksaan berkala dapat mencegah biaya perbaikan besar yang bisa mencapai jutaan rupiah.
Anwar membagikan beberapa langkah perawatan sederhana yang bisa dilakukan pemilik kendaraan:
Filter yang kotor menyebabkan sirkulasi udara terhambat dan menimbulkan bau tidak sedap. Penggantian disarankan setiap 6 bulan sekali atau setiap 10.000 kilometer.
Freon yang kurang akan membuat suhu kabin tidak dingin maksimal. Namun Anwar mengingatkan agar pengisian freon dilakukan di bengkel yang memiliki alat ukur standar agar tidak terjadi overcharge.
Langkah ini penting untuk menjaga sirkulasi oli kompresor dan mencegah seal menjadi kering, terutama bagi kendaraan yang jarang digunakan.
Penumpukan debu pada kondensor di bagian depan mobil dapat mengganggu proses pelepasan panas. Untuk pembersihan menyeluruh, disarankan melakukan service besar setiap 20.000 kilometer.
Hindari langsung menyalakan AC pada suhu paling dingin. Sebaiknya nyalakan blower terlebih dahulu selama 1-2 menit agar suhu dalam kabin turun secara bertahap dan tidak membebani kompresor.
Anwar juga mengingatkan beberapa tanda awal kerusakan AC yang harus segera ditangani, seperti hembusan angin melemah, muncul suara mendesis, suhu tidak dingin, dan keluar bau apek dari kisi AC.
“Jika sudah muncul gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Penanganan di awal akan jauh lebih hemat dibanding menunggu sampai kompresor rusak total,” jelasnya.
Rifky AC Mobil yang berlokasi di Jalan Pahlawan, Kota Bogor, tepatnya di samping Bank BRI Bondongan, saat ini menyediakan berbagai layanan mulai dari cek gratis, cuci AC, isi freon hingga perbaikan dan penggantian spare part dengan garansi. Bengkel ini juga melayani perawatan untuk kendaraan pribadi maupun armada perusahaan.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, Anwar berharap edukasi perawatan AC ini dapat membantu pengendara menjaga kenyamanan sekaligus menekan pengeluaran perawatan kendaraan. Ia menegaskan bahwa perawatan preventif adalah investasi jangka panjang bagi usia pakai kendaraan.
(Wawan Hermawanto)


