28.4 C
Bogor
Tuesday, August 4, 2026

Buy now

spot_img

Dari Limbah Menuju Manfaat: HIMASKA Hadirkan Solusi Biochar Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Biomassa di Desa Kota Batu

Bogor | Jurnal Bogor
Desa Kota Batu memiliki potensi pertanian yang menghasilkan limbah biomassa dalam jumlah melimpah, seperti sekam padi, tongkol jagung, ranting, dedaunan kering, dan tempurung kelapa. Selama ini, sebagian besar limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagian masih dibakar secara terbuka atau dibiarkan menumpuk sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan belum memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Menjawab permasalahan tersebut, Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMASKA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pakuan melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) melaksanakan Program WIRALOKA: Inovasi Teknologi Komposter Cerdas Berbasis Circular Economy Menuju Desa Wirausaha Berkelanjutan di Desa Kota Batu. Salah satu program unggulan yang dikembangkan adalah edukasi dan pelatihan pengolahan limbah biomassa menjadi biochar sebagai alternatif pengelolaan limbah yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Melalui kegiatan ini, tim PPK Ormawa HIMASKA memberikan pendampingan kepada masyarakat mulai dari pengenalan jenis limbah biomassa yang dapat dimanfaatkan, proses pembuatan biochar menggunakan metode pirolisis dengan alat sederhana, hingga teknik pemanfaatannya sebagai pembenah tanah. Pendampingan dilakukan secara partisipatif agar masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan untuk memproduksi dan memanfaatkan biochar secara mandiri.

Ketua Program Biochar PPK Ormawa HIMASKA, Nadya Shafwah, menyampaikan, “Pemanfaatan biochar bukan hanya menjadi solusi dalam mengurangi limbah biomassa, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengolah sumber daya lokal menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Harapannya, pengetahuan dan keterampilan yang diberikan melalui program ini dapat terus diterapkan secara mandiri sehingga mampu mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kota Batu.”

Biochar merupakan material kaya karbon yang dihasilkan melalui proses pirolisis, yaitu pemanasan biomassa pada kondisi oksigen terbatas. Material ini memiliki struktur berpori yang mampu meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air dan unsur hara, memperbaiki aerasi tanah, serta mendukung aktivitas mikroorganisme. Dengan karakteristik tersebut, biochar berpotensi meningkatkan kualitas tanah dan mendukung produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat bagi sektor pertanian, biochar juga memiliki prospek ekonomi. Meningkatnya kebutuhan terhadap praktik pertanian ramah lingkungan membuka peluang pemanfaatan biochar sebagai pembenah tanah, media tanam, maupun campuran pupuk organik. Kondisi ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan produk bernilai tambah berbasis limbah biomassa yang tersedia di lingkungan sekitar.

Program ini mengusung prinsip circular economy, yaitu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dengan mengubah limbah menjadi produk yang bermanfaat sehingga mampu mengurangi timbulan limbah sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat didorong untuk menerapkan pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan serta memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber penguatan ekonomi desa.

Melalui Program WIRALOKA, HIMASKA berharap pemanfaatan biochar dapat menjadi inovasi yang terus dikembangkan oleh masyarakat Desa Kota Batu. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola limbah biomassa secara mandiri, menciptakan nilai tambah dari sumber daya lokal, serta mendukung terwujudnya Desa Wirausaha Berkelanjutan.

**

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles