Cigombong | Jurnal Bogor – Ratusan petani penggarap di Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, menyatakan sikap tegas mendukung pelaksanaan pengukuran lahan oleh Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Bogor.
Dukungan tersebut disampaikan melalui deklarasi para petani penggarap sebagai bentuk kepercayaan terhadap pemerintah dalam mewujudkan tertib administrasi pertanahan serta memberikan kepastian data dan hukum atas penguasaan maupun pemanfaatan lahan.
Petani Salak Jaya, Jono mengatakan, pengukuran lahan oleh BPN merupakan langkah penting untuk memberikan kejelasan dan kepastian bagi para petani yang selama ini menggantungkan hidup dari lahan garapan.
“Bagi kami para petani, lahan yang selama ini digarap merupakan sumber mata pencaharian dan penopang kehidupan keluarga. Karena itu, kami mendukung penuh pengukuran yang dilakukan BPN agar data di lapangan jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Jono, Selasa (14/7/2026).
Menurut Jono, para petani menaruh kepercayaan terhadap proses pengukuran yang dilakukan oleh BPN sebagai lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan di bidang pertanahan.
“Kami ingin proses ini berjalan sesuai aturan. Dengan adanya hasil pengukuran resmi dari BPN, tentunya akan ada kepastian data dan setiap persoalan pertanahan dapat diselesaikan secara transparan berdasarkan fakta di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, ratusan petani penggarap telah berkomitmen untuk mendukung dan menjaga kelancaran proses pengukuran lahan. Masyarakat juga diharapkan menghormati tahapan yang sedang dilakukan oleh pemerintah.
“Kami para petani penggarap satu suara mendukung pengukuran lahan oleh BPN. Kami mengajak semua pihak untuk menghormati proses ini dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman serta kondusif,” ungkap Jono.
Lebih lanjut, Jono berharap pengukuran lahan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan tertib administrasi pertanahan dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan.
“Harapan kami sederhana, pengukuran ini berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat. Semoga hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, pemerintah, dan tentunya para petani yang selama ini menggantungkan hidup dari lahan tersebut,” pungkasnya. Yudi


