Cibinong | Jurnal Bogor
Industri kreatif di Kabupaten Bogor kembali unjuk gigi lewat produk sepatu slop wanita buatan UMKM lokal. Produk ini mulai banyak dicari karena harganya terjangkau. “Modelnya juga kekinian, dan bahan yang nyaman dipakai sehari-hari,” ujar Kepala Sekolah Gumati Mulya, Siti Asih S.Fram yang jadi konsumen produk UMKM.
Desain Simple, Nyaman untuk Aktivitas Harian
Sepatu slop yang diproduksi pengrajin Bogor umumnya menggunakan bahan PU, kulit sintetis, dan kain bordir. Modelnya bervariasi dari polos, motif bunga, hingga warna pastel yang sedang tren di kalangan anak muda dan ibu-ibu. Kelebihan utamanya ada di bagian sol yang empuk dan ringan, cocok untuk dipakai ke pasar, kerja di rumah, maupun acara santai.

“Permintaan naik sejak awal tahun, terutama dari pembeli online luar kota. Banyak yang bilang produk Bogor awet dan harganya bersahabat,” ujar salah satu pelaku UMKM di Cibinong, Mbeng, Kamis (11/6/2026).
Harga Ramah, Kualitas Bersaing
Harga jual sepatu slop wanita UMKM Bogor berada di kisaran Rp50.000 per pasang. Dengan harga itu, produk lokal ini mampu bersaing dengan barang impor yang membanjiri marketplace.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM juga aktif mendorong promosi lewat pameran UMKM, pelatihan desain produk, dan pendampingan pemasaran digital dan juga door to door via WhatsApp grup tujuannya agar produk lokal bisa naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas dan bisa memajukan masyarakat.
Tren belanja produk lokal membuat sepatu slop UMKM Bogor berpotensi jadi salah satu produk unggulan daerah. Selain membantu perputaran ekonomi warga, pembeli juga dapat barang berkualitas buatan anak bangsa dan mencintai produk UMKM Kabupaten Bogor.
(Wawan Hermawanto)


