Cibinong | Jurnal Bogor
Pemkab Bogor memastikan duit untuk melunasi sejumlah proyek 2025 yang belum terbayarkan di parsial 1, dibayarkan di parsial 2 mendekat ini. Hal itu ditegaskan Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Ahmad Wildan kepada Jurnal Bogor, Selasa (21/4/2026) di kompleks Pemkab Bogor.
“Uangnya ada. Tunggu, jangan pergi dulu! Ini saya mau tunjukin,” kata Ahmad Wildan dengan serius lalu tertawa ringan dengan khasnya yang eksentrik dan menunjukan data ketersediaan anggaran Pemkab Bogor melalui telepon selulernya.
Wildan sapaannya melanjutkan, sebelumnya surat dari Dinas Pekerjaan Umum salah, harusnya ditujukan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Sekretaris Daerah.
“Surat yang kemarin itu salah makanya tidak diproses, harusnya dialamatkan ke TAPD bukan langsung ke APIP (Aparatur Pengawas Internal Pemerintah). Nanti dari TAPD baru ke APIP. APIP selesai reviu lalu melapor ke TAPD lagi, baru TAPD perintahkan ke BPKAD,” ujar Wildan.
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum telah mengirimkan surat tertanggal 13 Maret 2026 yang ditujukan ke Inspektorat Kabupaten Bogor untuk permohonan reviu oleh APIP.
“Saya sudah sampaikan juga ke pak Kadis PU agar dibuat lagi surat tapi dialamatkan ke TAPD dan akan segera dibuat surat yang baru,” kata Wildan.
Saat ini masih ada pekerjaan konstruksi di 2025 yang diselesaikan di 2026 namun belum dibayarkan Pemkab Bogor. Tagihan pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan tersebut berfokus di Dinas PU senilai Rp 46,584,664,444.80.
Salah satu kontraktor yang tak bersedia disebutkan namanya berharap agar total tagihan sebesar itu dapat dibayarkan semua agar menyokong kelangsungan hidup usaha rakyat.
“Harapan kami bisa dibayarkan semuanya, tidak dibagi 2 tahap di parsial 2 dan di anggaran perubahan. Mohonlah pak Bupati agar usaha kami bisa terus berjalan,” katanya.
Terpisah, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PU, Fadly belum merespon pertanyaan dari Jurnal Bogor terkait pekerjaan proyek 2025 yang selesai di 2026 dan belum dibayarkan Pemkab Bogor.n Herry Setiawan


