Nanggung | Jurnal Bogor – Produsen topi rimba asal Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan eksistensinya dengan aktif mengikuti berbagai pameran UMKM tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Rivan, pengrajin sekaligus produsen topi rimba bermerek Lugina yang berasal dari Kampung Pasirgintung, Desa Batutulis, mengaku belakangan kebanjiran pesanan. Kondisi tersebut membuatnya harus menyelesaikan pekerjaan hingga malam hari demi memenuhi permintaan pelanggan.
Selain memproduksi topi rimba, Rivan juga memproduksi blangkon khas Sunda serta melayani pembuatan berbagai jenis model pakaian sesuai pesanan.
“Jadi, tidak hanya pembuatan topi rimba atau blangkon, sesuai pesanan, bermacam jenis model pakaian pun kami buat,” ujar Rivan, Minggu (22/2/2026).
Ia menuturkan, usaha pembuatan topi rimba dan blangkon tersebut telah berjalan selama tiga tahun terakhir. Selama itu pula, produk Lugina telah mengikuti berbagai pameran UMKM yang digelar di wilayah Kabupaten Bogor.
Rivan menyebutkan, salah satu momen yang berkesan adalah saat digelarnya pameran UMKM di Stadion Pakansari, ketika masih dipimpin Penjabat Bupati Iwan Setiawan. Pada kesempatan tersebut, produk topi rimba Lugina mendapat respons positif dan dibeli langsung oleh pimpinan daerah.
Tak hanya itu, Camat Nanggung pada saat itu juga memesan sejumlah blangkon untuk digunakan dalam berbagai kegiatan.
“Saat ini kami sedang memproduksi puluhan topi rimba dan blangkon untuk suvenir pesanan PT Antam Pongkor,” ungkapnya.
Menurut Rivan, dukungan dan respons dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun perusahaan, menjadi motivasi tersendiri bagi pelaku UMKM lokal untuk terus berkembang.
“Tidak hanya bupati atau camat, termasuk PT Antam pun merespons dan memesan topi rimba dan blangkon kami,” tukasnya. Arip Ekon

