Bogor | Jurnal Bogor
Pria lansia bernama Ating (60), yang sehari-hari mengatur lalu lintas di perlintasan sebidang commuter line di Kebon Pedes, terserempet kereta pada Jumat (6/2) sekitar pukul 16.27 WIB.
Akibatnya, Ating mengalami luka berat pada bagian kepala sebelah kiri. Beruntung, korban masih dalam keadaan hidup.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan bermula saat korban berada di sekitar rel dan diduga kurang waspada ketika kereta melintas.
Menurut dia, peristiwa tersebut terjadi di jalur rel Bogor–Jakarta, tepatnya di KM 51/200, Jalan Dadali, Kelurahan Tanah Sareal. Saat kejadian, kereta melaju dari arah Bogor menuju Jakarta, sementara korban berada di area lintasan.
“Peristiwa bermula saat korban sedang berada di area lintasan. Diduga kurang waspada saat kereta melintas dari arah Bogor menuju Jakarta, korban terserempet hingga terpental,” ucap Kompol Doddy saat dikonfirmasi.
Saat ini, kata dia, korban tengah menjalani perawatan intensif di RS PMI Bogor. Kapolsek menyebut bahwa Ating merupakan warga Jembatan 2 Cilebut, Kabupaten Bogor. Saat kejadian, korban diketahui mengenakan atribut khas relawan pengatur lalu lintas yang biasa membantu pengguna jalan melintasi perlintasan tersebut.
“Saat kejadian, korban mengenakan atribut khas relawan pengatur lalu lintas,” katanya.
** Fredy Kristianto

