Megamendung | Jurnal Bogor
Sedikitnya 100 kepala keluarga yang berada di Kampung Situ, Desa Sukaresmi, Megamendung, Kabupaten Bogor akan direlokasi rumahnya. Menurut Kepala Desa Sukaresmi Iim Ibrahim, relokasi perlu dilakukan karena keberadaan rumah milik penduduk yang ada di kampung tersebut sebagian tidak layak secara aturan kesehatan.
Iim Ibrahim menjelaskan, pemukiman itu cukup padat penduduknya dan lokasinya pub berada di tengah-tengah perkampungan lainnya. Gang-gang yang masuk ke tengah-tengah pemukiman sangat sempit dan gelap. Bahkan sinar matahari tidak tembus karena padatnya rumah di kampung tersebut.
“Relokasi harus dilakukan, kita prihatin terhadap kondisi kesehatan warga di sana. Dengan rumah yang tidak tersinari oleh matahari, sangat berbahaya bagi kesehatan. Jika ini tidak relokasi, penyakit paru-paru akan terus mengancam penduduk disana, ” ujar Kades Iim Ibrahim.
Menurutnya, rencana relokasi tersebut sudah dibahas di tingkat kecamatan dan respons dari Camat Megamendung Ridwan S.Sos mendukung langkah yang akan dilakukan oleh Kepala Desa Sukaresmi.
“Kita mengetahui kondisi warga disana, rumah yang padat sampai matahari tidak bisa tembus sangat berbahaya untuk kesehatan warga disana. Satu satunya jalan untuk menyelamatkan warga dari serangan penyakit paru-paru, mereka harus direlokasi ke tempat yang benar. Tinggal sekarang ini, supaya relokasi itu terwujud, pemerintahan desa harus siap menyediakan lahannya, ” tutur camat.
Selain rawannya terserang oleh penyakit paru-paru, warga disana juga selalu mengalami kendala dalam pengangkutan material. Yaitu mereka yang rumahnya berada di tengah tengah pemukiman.
“Posisi rumah saya itu berada di tengah, jauh dari jalan mobil, untuk mengangkut material bangunan merupakan suatu perjuangan yang tidak mudah, ” pungkas Adi, warga Kampung Situ.
** Dadang Supriatna

