Nanggung l Jurnal Bogor
Akses jalan utama yang menghubungkan Desa Curugbitung, Cisarua dan Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor tertutup akibat tebingan jalan longsor, Kamis (29/1/2026), sekitar pukul 16.30 WIB.
Hujan yang terus menerus beberapa terakhir ini di wilayah Kabupaten Bogor bagian Barat menyebabkan tebing sekitar 10 meter itu longsor, tepatnya Kampung Nunggul di Desa Curugbitung,
Longsor tersebut bukan pertama terjadi, awal tahun 2020 di jalan di lingkup Desa Curugbitung maupun ditengah padat penduduk kerap terjadinya longsor hingga menelan korban jiwa.
“Longsor menutup Jalan Ace Tabrani di Kampung Nunggul,” ujar Sekretaris Desa Curugbitung, Iyus, saat dikonfirmasi.
Diketahui para Ketua RT/RW hingga masyarakat bergotong royong membersihkan material longsor yang sempat menutup akses jalan itu. Kejadian longsor itu telah dilaporkan, baik UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan, maupun Polsek, dan Koramil setempat.
Gotong royong membersihkan material longsoran selain oleh masyarakat, juga tim gabungan Forkopimcam Nanggung yang ambil bagian membuka akses vital yang tertutup tanah akibat longsor itu.
Kendaraan roda dua kini dapat melintas namun secara terbatas, akan tetapi kendaraan roda empat sementara menggunakan jalur alternatif dengan jarak yang lebih jauh hingga memutar melalui Desa Bantarkaret.
Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI Cigudeg, Bobby Wahyudi mengatakan, pihaknya menurunkan tim ke lokasi serta menyiapkan alat berat guna percepatan membersihkan longsoran tanah tersebut.
“Alat berat milik UPT sedang dijemput dari Jasinga. Jika memungkinkan dan aman, malam ini akan dimobilisasi ke lokasi. Namun jika dinilai berisiko, pembersihan akan dilanjutkan pagi hari,” jelas Bobby.
Masyarakat pun diminta bersabar menunggu jalan itu aman. “Kami sarankan masyarakat terutama pengendara sementara menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Raya Bantarkaret,” harapnya.
** Rahman Ependi

