Nanggung l Jurnal Bogor
Dua tiang besi yang terlihat miring di jalan raya di Desa Bantarkaret, Nanggung, Kabupaten Bogor membuat pengguna jalan was-was. Mereka khawatir tiang tersebut sewaktu-waktu roboh dan
membahayakan pengguna jalan.
Selain miring juga tampak kesemrawutan kabel yang menempel di tiang besi diduga milik perusahaan PT Telkom Indonesia bersinggungan dengan jaringan listrik milik PT PLN. Kondisi ini dikhawatirkan dapat berpotensi gangguan keselamatan terutama bagi pengendara.
Sejumlah pengendara mengaku saat melintas di jalur itu harus menghindari tiang besi miring yang mengarah ke badan jalan itu.
“Khawatir tiang besi itu ambruk, maka saat berkendara harus menghindar tiang besi miring,” kata Andriawan, salah satu pengendara asal Kampung si Dempok Desa Bantarkaret kepada Jurnal Bogor, Kamis (291/2026).
Apalagi jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat di jalan kabupaten dengan hilir mudiknya kendaraan karena akses utama masyarakat dan juga jalur menuju perusahaan PT Antam.
Selain itu, Adriawan menjelaskan, tebingan di sepanjang jalan itu juga sering terjadi longsor disebabkan karena labilnya kontur tanah.
“Bisa saja tiang listrik miring itu sewaktu waktu ambruk karena kontur tanah yang labil,” kata dia.
Warga juga mempertanyakan legalitas pemasangan tiang tersebut serta pihak yang bertanggung jawab terhadap perawatan dan pengamanannya. Hingga kini, warga mengaku belum mengetahui ke mana harus melaporkan kondisi tersebut.
“Ini jalan kabupaten, tapi sampai sekarang belum ada penanganan. Kami bingung harus mengadu ke siapa,” katanya.
Warga juga mempertanyakan terkait status kepemilikan tiang, perizinan pemasangan, serta rencana penanganan di lokasi tersebut.
“Instansi terkait kami harap segera melakukan pengecekan dan penanganan agar tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tandasnya.
** Arip Ekon

