25.5 C
Bogor
Thursday, January 29, 2026

Buy now

spot_img

PUPR Jangan Lamban, Dewan Minta Bidang Pemeliharaan Gerak Cepat

Bogor | Jurnal Bogor

Tingginya intensitas hujan di Kota Bogor, berimbas terhadap banyaknya jalan berlubang di beberapa wilayah. Hal ini jelas yang menjadi ancaman bagi keselamatan pengguna jalan.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi, meminta agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) khususnya bidang pemeliharaan tidak hanya beretorika, namun mesti bergerak cepat dalam memperbaiki infrastruktur jalan.

“Dinas PUPR melalui bidang pemeliharaan harusnya bergerak cepat melakukan perbaikan. Jangan hanya sekadar tambal sulam, tapi perhatikan kualitas aspalnya. Harus pakai aspal dengan kualitas bagus agar tahan lama, apalagi Bogor sering diguyur hujan,” ujar lelaki yang akrab disala Kiwong ini, Rabu (28/1).

Kiwong menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tidak boleh menjadi korban dari pekerjaan infrastruktur yang setengah hati.

Komisi III, kata dia, akan mengawal agar penggunaan anggaran perbaikan jalan benar-benar memberi dampak jangka panjang, bukan sekadar meredam keluhan sesaat.

“Keselamatan masyarakat, khususnya pengguna jalan jadi nomor satu,” ucap politisi PPP ini.

Salah seorang warga Tanah Baru, Karsono mengaku resah dengan adanya jalan berlubang di dekat lampu merah Taman Corat-Coret. Ia menyebut bahwa lubang yang berdiameter agak besar itu, mengancam keselamatan pengendara sepeda motor.

“Kebetulan saya ini pengendara sepeda motor, harusnya jalan berlubang tidak dibiarkan lama. Mestinya diperbaiki dengan aspal kualitas terbaik. Di area itu memang jadi langganan jalan berlubang,” ucapnya.

Keluhan lainnya juga disampaikan Rahmansyah Herlambang (38), warga yang setiap hari melintasi jalur Pamoyanan. Ia mengaku selalu dihantui rasa waswas, khususnya saat hujan turun.

“Kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Kalau hujan turun, lubang-lubang itu tertutup air, jadi tidak kelihatan sama sekali. Ini jelas membahayakan nyawa kami sebagai pengguna jalan,” katanya.

Rahmansyah menilai Pemkot Bogor lamban dalam menangani kerusakan jalan. Seharusnya, kata dia, cuaca tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda perbaikan.

Terpisah, Kepala Bidang Pemeliharaan pada Dinas PUPR Kota Bogor, Agus Sobari mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan perbaikan setiap harinya, baik untuk jalan, saluran pedestrian hingga jembatan.

“Menginat cuaca dan wilayah cukup luas jadi kami lakukan semaksimal mungkin,” kata Agus.

Agus juga berjanji akan terus melakukan perbaikan terhadap seluruh jalan, khususnya yang menjadi tusi PUPR.

Saat Disinggung mengenai banjir lintasan yang kerap terjadi di Jalan Tirtho Adi, Kecamatan Tanah Sareal. Agus mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat lantaran induk saluran melalui saluran induk yang menjadi kewenangan Jabar.
Namun, ia tak dapat memastikan mengenai kapan jadwal perbaikan dilaksanakan saluran drainase di kawasan tersebut.

“Segera. Namun kewenangan Jabar karena dekat Jalan Pemuda sebagai buangan induk saluran. Kami tak bisa intervensi,” ungkapnya.

** Fredy Kristianto

Related Articles

Stay Connected

20,832FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles