Bogor | Jurnal Bogor
Mengawali tahun 2026, SMP IT Bina Bangsa Sejahtera (BBS) menjalin kerja sama dengan The Duke of Edinburgh’s International Award (DOE Award), sebuah organisasi nirlaba asal Inggris yang menaungi program pengembangan diri kaum muda melalui pendidikan dan pembelajaran nonformal.
Dikutip dari laman resminya, www.intaward.org, The Duke of Edinburgh’s International Award merupakan program pengembangan diri berskala global yang didirikan pada tahun 1956 dan kini telah dilaksanakan di 129 negara dan wilayah. Program ini ditujukan bagi generasi muda usia 14 hingga 24 tahun tanpa membedakan latar belakang, budaya, maupun kemampuan awal, serta bersifat inklusif.
Program Award bertujuan membantu peserta membangun kepercayaan diri, keterampilan hidup, serta menemukan tujuan, minat, dan peran mereka di masyarakat. Kerangka kerja program ini mencakup empat kegiatan utama yang memiliki bobot sama, yakni layanan masyarakat (volunteering), pengembangan keterampilan (skill), aktivitas fisik (physical recreation), serta perjalanan petualangan atau ekspedisi (adventurous journey).
Sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan Program Award di wilayah Kota Bogor, SMP IT Bina Bangsa Sejahtera berinisiatif menjadi center of excellence dan terbuka untuk berbagi informasi serta pengalaman kepada sekolah menengah pertama lainnya di Kota Bogor yang berminat menyelenggarakan program serupa.
Dalam implementasinya, SMP IT BBS juga memperkenalkan kegiatan cinta lingkungan melalui program Mitigasi Minyak Jelantah (MIJEL). Program ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah minyak goreng bekas yang selama ini kerap dibuang sembarangan. Melalui MIJEL, sisa minyak jelantah dari rumah tangga dikumpulkan di sekolah untuk kemudian diolah menjadi energi terbarukan.
Kegiatan tersebut menjadi aktivitas non-akademik yang dapat dihitung sebagai komponen pengembangan keterampilan (skill) dalam Program Award, dengan ketentuan minimal satu jam pembelajaran setiap minggu sesuai standar yang ditetapkan oleh DOE Award.
Selain itu, Program Award juga memperkuat kegiatan ekstrakurikuler yang telah berjalan di SMP IT BBS, salah satunya program lingkungan “Ngebon di Kota”. Program ini menanamkan kesadaran pentingnya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan sejak usia dini, sekaligus menjadi penerapan konsep multiple intelligence atau kecerdasan majemuk, yang mendorong setiap siswa menemukan potensi terbaik dalam dirinya.
Direktur Nasional The Duke of Edinburgh’s International Award Indonesia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SMP IT BBS yang telah bersedia menjadi lokasi Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 11 SMP lain yang juga akan menyelenggarakan Program Award di sekolah masing-masing.
“Salut untuk SMP IT BBS yang dengan cepat menangkap isu-isu kekinian dan memiliki komitmen kuat menyelenggarakan Program Award sebagai pelengkap, sekaligus mengintegrasikannya dengan pembelajaran formal di sekolah,” ujarnya, Rabu (28/10/26).
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP IT Bina Bangsa Sejahtera, Syabar Suwardiman, menegaskan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
“Perubahan itu tidak harus dimulai dari langkah besar, tetapi dari langkah-langkah kecil yang terus dilakukan secara konsisten. Yang terpenting, kesadaran tersebut dapat diwariskan kepada generasi penerus yang kelak akan memegang tongkat estafet kepemimpinan di masa depan,” pungkasnya.
** Yudi

