Cijeruk | Jurnal Bogor
Warga Kampung Pasir Pogor RT 01 RW 07, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan kemunculan seekor ular di atap rumah warga, Rabu (21/1/2026). Ular tersebut sempat dikira berjenis King Kobra yang berbahaya, sehingga warga segera meminta bantuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Ciawi.
Komandan Tim Penyelamatan Damkar Sektor Ciawi, Khaerudin atau yang akrab disapa Zotim, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga yang ketakutan.
“Pada hari ini kami menerima dua laporan evakuasi ular. Laporan pertama berada di Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, namun ular tersebut kabur saat akan dievakuasi. Selanjutnya kami langsung menuju lokasi kedua di Desa Cipelang,” ujar Zotim melalui pesan WhatsApp.
Ia menjelaskan, rumah warga di Desa Cipelang tersebut dihuni oleh seorang lansia yang merasa khawatir karena mengira ular di atap rumahnya adalah jenis King Kobra.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, ular tersebut ternyata bukan King Kobra, melainkan ular Sawo Kopi yang tidak berbisa. Meski tidak berbahaya, kami tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan segera menghubungi petugas apabila menemukan ular,” jelasnya.
Sementara itu, Lastri, anggota tim Redcar Damkar Cipelang, menuturkan pemilik rumah bernama Eruk, seorang lansia, langsung menghubungi petugas karena merasa terancam dengan keberadaan ular tersebut.
“Informasi awal yang saya terima ularnya King Kobra, sehingga langsung dilaporkan ke Damkar. Setelah berhasil dievakuasi, ternyata ular tikus hitam. Saya mengapresiasi kesigapan tim Damkar Ciawi yang tetap datang dengan cepat meskipun hujan dan langsung melakukan evakuasi,” ungkap Lastri.
Damkar mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan ular atau hewan berbahaya, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
** Yudi

