34.2 C
Bogor
Friday, November 6, 2026

Buy now

spot_img

Perkuat Mutu Pelayanan Neonatal, RSUD R.Moh.Noh Nur Workshop Tata Laksana Sepsis dan BBLR

Leuwiliang | Jurnal Bogor
Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi bayi baru lahir, enam perwakilan tenaga kesehatan RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang mengikuti kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Terkait Paket Pelayanan Standar Tata Laksana Sepsis Neonatorum dan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)/Prematur. Kegiatan yang difasilitasi oleh U.S. Department of State (U.S. DOS) melalui RISE ini berlangsung di Novotel Cihampelas, Bandung, pada 21 hingga 22 Oktober 2026.

Keikutsertaan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mempercepat upaya penurunan angka kematian bayi, khususnya pada kelompok rentan seperti bayi prematur, kasus berat badan lahir rendah, serta pencegahan risiko infeksi berat (sepsis neonatorum). Melalui penguatan kompetensi berbasis praktik klinik terbaik (bundle of care), diharapkan standar pelayanan neonatal di fasilitas kesehatan semakin optimal.

Adapun delegasi perwakilan RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang yang ditugaskan berdasarkan Surat Perintah Tugas resmi meliputi:

dr. Desak Gede Arie Yudhantari, Sp.A (Dokter Spesialis Anak)
dr. Muhammad Mulyadi, Sp.OG, M.Kes (Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi) Komarasari Suparyatini, Amd.Kep (Kepala Ruangan NICU)
Tini Dwi Suciani, Amd.Kep (Kepala Ruangan Perina)
Dhita Asti Permata, S.Tr.Keb (Kepala Ruangan Maternal)
Neng Sri Nurhasanah, S.Kep., Ners (Tim Mutu)

Berikut adalah poin-poin penting yang diperoleh melalui keikutsertaan dalam workshop peningkatan kapasitas tersebut:

Penerapan Standar Bundle of Care: Pengenalan dan standarisasi tata laksana perawatan komprehensif bagi bayi berat lahir rendah serta pencegahan sepsis neonatorum secara terpadu.

Mitigasi Risiko Komplikasi: Penguatan deteksi dini dan penanganan klinis guna menekan angka kesakitan serta kematian pada neonatus rentan.

Kolaborasi Lintas Profesi: Penyelarasan peran tenaga medis (dokter spesialis anak, spesialis obgyn, perawat, bidan, hingga tim mutu) dalam memberikan pelayanan neonatal yang berstandar tinggi di lingkungan rumah sakit.

“Keikutsertaan dalam workshop ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola klinis di unit pelayanan maternal dan perinatal. Kami berkomitmen untuk mengimplementasikan standar pelayanan terbaik guna menekan risiko komplikasi dan menyelamatkan generasi masa depan Kabupaten Bogor,” ujar perwakilan manajemen rumah sakit.

Melalui keikutsertaan dalam program kolaborasi mutu ini, RSUD R. Moh. Noh Noh Leuwiliang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal di Kabupaten Bogor (Tegar Beriman).

Sumber: Instalasi Perawatan Intensif Neonatus (NICU/Perina), Bidang Pelayanan Medis, & Kehumasan RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang.

(say/cc)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles