Nanggung l Jurnal Bogor
‎‎Ekowisata di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, terus menjadi perhatian, baik karena budaya kearifan lokalnya maupun konservasi alam pegunungan yang memukau perhatian pengunjung termasuk wisatawan mancanegara.‎
‎Termasuk Pemkab Bogor terus melakukan perbaikan insfratruktur jalan menuju Desa Wisata Malasari, bahkan sepanjang sejarah dan pertama kalinya kegiatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke- 544 dipusatkan di Malasari.‎
‎Keberadaan eks Pendopo Bupati pertama Ipik Gandamana di Desa Malasari ‎yang masih terjaga serta potensi air pegunungan Curug Kembar yang dikelola Kelompok Tani Hutan (KTH) Model Kampung Konservasi (MKK) Cisangku Malasari yang menarik. Begitu juga kearifan lokal dengan digelarnya Seren Taun atau sedekah bumi di setiap tahunnya yang masih dipertahankan.‎
‎Hingga kini pengunjung terus berdatangan, bahkan dari Kementerian Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat termasuk pihak taman nasional, mahasiswa IPB dan PT Antam yang mendatangi mendukung penguatan Desa Wisata Malasari sebagai pilot project yang terus berkembang.‎
‎”Kunjungan dari Kemendes dan DPMD Provinsi Jabar maupun pihak taman nasional untuk penguatan kemajuan Desa Wisata Malasari,” kata kepala Desa Malasari Andi Zaelani Firdaus, Rabu (14/10/2026).‎
‎”Perkembangan Desa Malasari terus mengalami peningkatan dengan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak menjadikan Desa Wisata Malasari maju, mandiri, berkelanjutan dan berdaya saing,” pungkasnya.‎
‎(Arip Ekon)
‎
‎


