34.1 C
Bogor
Monday, September 7, 2026

Buy now

spot_img

Kementan Percepat Tanam Padi Serempak di Jabar, Cianjur Sumbang 10 Hektar

Cianjur | Jurnal Bogor – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat pertanaman padi melalui Gerakan Tanam Serempak (GERTAM) di berbagai daerah. Di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, gerakan tersebut dilaksanakan Senin, (31/08/2026) pada lahan sekitar 10 hektare sebagai bagian dari target pertanaman utama seluas 109 hektare di Provinsi Jawa Barat.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus mempercepat peningkatan produksi padi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesinambungan produksi pangan nasional.

“Percepatan tanam harus terus kita dorong dengan memanfaatkan seluruh potensi lahan yang tersedia. Semua pihak harus bergerak bersama agar target pertanaman dapat tercapai dan produksi pangan terus meningkat,” tegas Amran.

Menurut Amran, pelaksanaan tanam secara serempak perlu diikuti dengan pengawalan secara berkelanjutan agar tanaman dapat tumbuh optimal hingga menghasilkan produktivitas yang maksimal. Kolaborasi pemerintah, penyuluh, petani, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat swasembada pangan.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya pendampingan kepada petani sejak proses tanam hingga panen.

“Gerakan tanam harus dilaksanakan secara bersama-sama dan dikawal dengan baik. Peran penyuluh juga sangat penting untuk memastikan petani mendapatkan pendampingan sehingga proses budidaya dapat berjalan optimal hingga panen,” ujar Idha.

Di Cianjur, pelaksanaan tanam padi serempak mencakup lahan sekitar 10 hektare. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari target pertanaman utama seluas 109 hektare yang tersebar di wilayah Jawa Barat.

Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP), Sukim Supandi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawalan di tingkat lapangan.

“Pengawalan di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan gerakan tanam berjalan sesuai target. Kami bersama seluruh pihak terkait akan terus memperkuat koordinasi agar percepatan tanam ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan di Jawa Barat,” ujar Sukim.

Sukim menambahkan, keberhasilan percepatan tanam tidak hanya ditentukan oleh luas lahan yang ditanami, tetapi juga oleh keberlanjutan pendampingan selama proses budidaya. Karena itu, koordinasi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, dan pihak terkait perlu terus diperkuat.

Gerakan tanam padi serempak di Cianjur menjadi bagian dari strategi Kementan untuk mempercepat realisasi pertanaman sekaligus menjaga kesinambungan produksi padi. Setelah proses tanam, pengawalan akan dilanjutkan melalui pendampingan budidaya hingga masa panen.

Melalui tanam serempak yang terkoordinasi, Kementan terus mendorong optimalisasi potensi lahan pertanian di Jawa Barat. Dengan dukungan berbagai pihak, percepatan pertanaman diharapkan mampu meningkatkan produksi padi dan memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan serta swasembada pangan nasional.

(Restu/BBPMKP)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles