Murid dan Guru Sering Tertimpa Material Genteng dan Plafon
Nanggung l Jurnal Bogor
Sejumlah guru dan murid dihantui ketakutan dan sering tertimpa reruntuhan material akibat gedung SDN Cadas Leueur, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor nyaris ambruk.
Kepala SDN Cadas Leueur Hj. Juhaeriyah mengaku, melihat kondisi sekolahnya yang sudah bertahun tahun sudah tak layak karena mengalami kerusakan yang sangat berat.

”Hampir seluruh bangunan sekolah itu lapuk dan sangat membahayakan. Bahkan sejumlah guru dan murid seringkali tertimpa material genteng dan plafon,” kata Kepala Sekolah SDN Cadas Leueur Hj Juhaeriyah kepada Jurnal Bogor, Kamis (2/6/2026).
Menurutnya, kondisi sekolah tak layak dan sudah lama tidak berfungsi karena hampir seluruh bangunan sekolah itu lapuk termakan usia. Dia pun meminta Bupati Bogor segera turun tangan untuk melihat kondisi bangunan SDN Cadas Leueur yang sudah lama tak layak itu.
”Kami harap Bupati Bogor pak Rudy Susmanto segera turun tangan, karena keadaan gedung SDN Cadas Leueur kerusakannya cukup parah dibanding gedung SDN Ciketug di Desa Pangkaljaya lingkup Kecamatan Nanggung yang belum lama ambruk,” harapnya.
Padahal kata dia, gedung SDN Ciketug yang ambruk itu, sepengetahuannya jsutru gedung SDN Cadas Leueur kerusakannya itu lebih parah dari sekolah SDN Ciketug.
Juhaeriyah menyebutkan, setiap tahunnya SDN Cadas Leueur diusulkan melalui desa hingga Kecamatan Nanggung, bahkan ke Dinas Pendidikan maupun ke Bappeda Litbang untuk pengajuan pembangunan SDN Cadas Leueur.
”Pengajuan pembangunan SDN Cadas Leueur sudah ditemouh, sudah kemana -kemana. Namun, alasannya hanya efesiensi anggaran dan efesiensi anggaran. Masalahnya ruang guru dan ruang kepala sekolah termasuk dua ruang kelas sudah tak layak,” jelasnya.
Dua ruang kelas itu kata dia sudah lama tak digunakan karena kondisinya sangat membahayakan sehingga dengan terpaksa ratusan siswa menggunakan tiga ruang belajar yang dibagi dua shift.
Sementara Sekretaris Desa Bantarkaret H Sastra membenarkan kondisi sekolah SDN Cadas Leueur yang kerusakan sangat parah itu setiap tahunnya diusulkan pembangunannya.
”Setiap tahunnya diusulkan, namun hingga kini SDN Cadas Leueur masih dibiarkan rusak,” kata dia.
(Arip Ekon)


