30.7 C
Bogor
Tuesday, June 30, 2026

Buy now

spot_img

Liburan Sekolah Lebih Bermakna, 70 Santri Assulukil Huda Antusias Ikuti Fun Learning Week 2026 Secara Gratis

Gunung Putri | Jurnal Bogor
Liburan sekolah tak selalu identik dengan bermain di rumah atau menghabiskan waktu bersama gawai. Sebanyak 70 santri dari jenjang Playgroup, TK, SD, hingga SMP Assulukil Huda Gunung Putri, Kabupaten Bogor memulai liburan mereka dengan mengikuti Fun Learning Week (Sanlat) 2026, Minggu (28/6/2026).

Program untuk pendidikan karakter dan pengembangan potensi anak ini sejak hari pertama pembukaan, suasana penuh semangat dan keceriaan sudah terasa. Anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia, mulai dari pembukaan, perkenalan peserta, permainan edukatif, hingga pembelajaran agama yang dikemas secara menyenangkan.

Ketua Yayasan Assulukil Huda, Ust. H. Iwan Setiawan, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme terhadap kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme yang sangat luar biasa dari Ayah dan Bunda yang telah mempercayakan putra-putrinya mengikuti kegiatan ini. Semoga Sanlat ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengisi liburan dengan aktivitas yang bermanfaat, menambah ilmu, memperkuat akhlak, serta menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan,” jelasnya.

Program Fun Learning Week (Sanlat) 2026 merupakan gagasan sekaligus didukung sepenuhnya oleh Dr. H. Arief Rachadiono Wismansyah, B.Sc., M.Kes., pemilik Yopadel Court & Cafe, Sambal Bakar Indonesia, dan Puri Safana Cikeas. Berkat dukungan tersebut, seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti secara gratis tanpa dipungut biaya, sehingga memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman belajar yang berkualitas selama masa liburan.

Menurut Dr. Arief, masa liburan sekolah seharusnya tidak menjadi waktu yang terbuang, tetapi menjadi momentum bagi anak-anak untuk tumbuh melalui pengalaman yang positif.

“Saya ingin liburan sekolah menjadi waktu yang bermanfaat bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengembangkan potensi diri melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan. Saya juga ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, seperti memilah sampah organik dan anorganik, membiasakan olahraga setiap hari, serta melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah agar nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan kepedulian tumbuh sejak usia dini,” ungkap Dr. Arief.

Selama delapan hari, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang memadukan pendidikan agama, pembelajaran akademik, kreativitas, olahraga, hingga pembentukan karakter. Beragam aktivitas telah disiapkan, di antaranya English Fun Class, pembelajaran akidah dan akhlak, membaca Iqra’ dan Al-Qur’an, tahsin, kaligrafi, olahraga pagi setiap hari, permainan edukatif, melukis, cooking class membuat jasuke, praktik mencuci tangan yang benar, edukasi hidup sehat dan bergizi, memasak nasi, menanam sayuran, memberi makan ikan, memilah sampah organik dan anorganik, serta pembiasaan shalat Dzuhur berjamaah.

Tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan keagamaan, program ini juga dirancang untuk melatih kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, kemampuan bekerja sama, kreativitas, serta rasa percaya diri anak melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.

Dengan mengusung konsep “Learn, Play, Create and Grow Together”, Fun Learning Week (Sanlat) 2026 diharapkan menjadi contoh bahwa liburan sekolah dapat diisi dengan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu membentuk generasi yang berakhlak mulia, sehat, peduli lingkungan, kreatif, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.

**istikhoriyah aulia putri/cc

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles