Caringin | Jurnal Bogor
Usulan pembangunan SMK begeri di wilayah Bogor Selatan, Kabupaten Bogor, terus menuai dukungan. Selain dukungan dari tokoh pendidikan, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kini dukungan pun disuarakan oleh anggota DPRD Jabar, Dedi Aroza, yang mendukung terealisasinya pembangunan sekolah kejuruan negeri.
“Iya, saya setuju dan mendukung pembangunan SMKN,” kata Dedi Aroza, membalas pesan WhatsApp saat dimintai tanggapan kaitan adanya usulan pembangunan SMKN di Bogor Selatan, Minggu (28/6/2028).
Dukungan politisi PKS yang berangkat dari Dapil Kabupaten Bogor tersebut, bukan tanpa alasan. Melainkan untuk mendukung usulan sejumlah tokoh yang melihat atensi masyarakat, jika pembangunan SMKN sudah layak berdiri di Kabupaten Bogor Selatan.
Karena selama ini warga masyarakat Bogor Selatan, terutama di wilayah Kecamatan Ciawi, Caringin, Cijeruk dan Cigombong, terpaksa harus mendaftarkan anak ke SMKN yang berlokasi di Kota Bogor. Tak jarang juga warga Cigombong, secara wilayah merupakan perbatasan memilih SMKN Sukabumi.
Seperti diketahui, Usulan pembangunan SMK Negeri di wilayah Bogor Selatan (Bosel), Kabupaten Bogor, telah mematik respons dari sejumlah kalangan, termasuk tokoh pendidikan dan tokoh agama yang menilai bahwa di wilayah paling selatan di bumi Tagar Beriman itu layak dibangun sekolah kejuruan negeri. Bahkan mereka pun siap menyampaikan usulan itu langsung ke Gubernur Jawa Barat.
“Saya pribadi amat mendukung pembangunan SMK negeri. Dan saya kira usulan ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena didaerah sini belum ada SMK Negeri, kecuali diwilatan Cisarua dan itu jauh sekali,” kata Lukmanul Hakim SHI, salah satu tokoh pendidikan Cigombong, kepada wartawan, Selasa (23/6/2026) di ruang kerjanya.
Untuk itu, pihaknya pun sumbang saran agar para tokoh di tiap kecamatan untuk bermusyawarah kaitan pembangunan SMK negeri. Dia pun berharap pemerintah daerah merespons secara positif kaitan usulan tersebut.
“Untuk mendukung semua ini, idealnya dibentuk forum untuk berkomunikasi baik itu dengan pemerintah mau pun pihak lainnya,” saran Lukman yang juga Ketua Yayasan Al Fatih.
** Asep Saprudin


