31.4 C
Bogor
Monday, June 22, 2026

Buy now

spot_img

Teh Kumis Kucing: Minuman Herbal Khas Gunung Malang yang Mendunia

Tenjolaya | Jurnal Bogor
Desa Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor kini punya kebanggaan baru berupa minuman herbal khas: Teh Kumis Kucing. Produk olahan Yayasan Karya Citra Desa Gunung Malang ini lahir dari program pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan tanaman obat keluarga di wilayah pegunungan Bogor.

Dari Kebun Toga ke Gelas Konsumen
Program dimulai melalui dukungan PT SMF [Sarana Multi Finance] Persero Tbk dan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa dengan membangun central penanaman toga di Desa Gunung Malang. Tanaman kumis kucing ditanam dan dikelola langsung oleh Yayasan Karya Citra Desa, mulai dari penanaman hingga panen yang membutuhkan waktu sekitar 4-5 bulan.

“Ternyata dalam minuman tersebut terdapat banyak kandungan manfaat. Karya Citra Desa pun berinovasi dengan mengolahnya menjadi minuman teh. Ketika dipasarkan melalui marketplace, permintaan konsumen cukup banyak,” ungkap Martin, Ketua Yayasan Karya Citra Desa Gunung Malang, Senin(22/06/2026).

Keberhasilan ini membuat PT SMF dan yayasan pendamping berencana membantu proses perizinan BPOM, label halal, serta penyediaan peralatan produksi agar memenuhi standar pasar.

Khasiat Teh Kumis Kucing
Kumis kucing atau Orthosiphon stamineus memang dikenal luas dalam pengobatan tradisional Indonesia. Teh ini dibuat dari daun kumis kucing kering yang diseduh dengan air panas selama 5-10 menit.

Beberapa manfaat yang dikenal luas antara lain:
1. Menjaga kesehatan ginjal dan saluran kemih – Berfungsi sebagai diuretik alami yang membantu melancarkan buang air kecil dan mencegah infeksi saluran kemih.

2. Membantu menurunkan tekanan darah dan gula darah – Kandungan flavonoid dan asam rosmarinat membantu melenturkan pembuluh darah dan mendukung fungsi insulin.

3. Antiinflamasi dan antioksidan– Senyawa fenolik dan flavonoid dalam kumis kucing membantu meredakan peradangan dan melindungi sel dari radikal bebas.

4. Meringankan asam urat dan batu ginjal– Efek diuretiknya membantu mengeluarkan kelebihan asam urat dan mempercepat penyembuhan.

Meski bermanfaat, konsumsi teh kumis kucing tetap perlu bijak. Disarankan 1-2 cangkir per hari tanpa gula, dan konsultasi dokter diperlukan bagi ibu hamil, penderita ginjal kronis, atau yang sedang mengonsumsi obat tertentu.

Dampak Ekonomi untuk Desa
Selain manfaat kesehatan, program ini membuka peluang ekonomi baru bagi warga Gunung Malang. Yayasan Karya Citra Desa mendorong kader Posyandu dan PKK untuk menanam toga di pekarangan rumah karena tanaman ini sudah memiliki nilai jual di pasar.

“Ini menjadi sinyal baik untuk kedepannya, khususnya bisa memberdayakan masyarakat sekitar dengan tanaman toga yang produktif,” ujar Martin.

Dengan kombinasi kearifan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan potensi pasar yang besar, Teh Kumis Kucing Gunung Malang berpotensi menjadi produk unggulan desa yang mendunia.

(Wawan Hermawanto)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles