Bogor | Jurnal Bogor
Tim sepak bola Kota Bogor semakin dekat mengamankan tiket menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat usai meraih kemenangan telak 5-0 atas Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada lanjutan POPWILDA Jawa Barat 2026 di Sport Jabar Arcamanik, Kamis (18/6/2026).
Sejak menit-menit awal pertandingan, anak asuh Kota Bogor langsung menekan pertahanan lawan. Permainan menyerang yang diperagakan membuahkan hasil dengan empat gol yang tercipta pada babak pertama, sekaligus menutup paruh pertama dengan keunggulan 4-0.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan tetap terjaga. Kota Bogor kembali menambah satu gol untuk menyempurnakan kemenangan menjadi 5-0.
Penyerang Galen menjadi aktor utama kemenangan setelah memborong tiga gol atau mencatatkan hattrick. Sementara dua gol lainnya masing-masing dicetak Fairuz dan Nazril.
Kemenangan tersebut membuat langkah Kota Bogor menuju babak selanjutnya semakin terbuka. Mereka kini hanya membutuhkan hasil positif saat menghadapi Kabupaten Bogor pada laga terakhir fase grup yang akan berlangsung Jumat (19/6/2026). Hasil pertandingan itu akan menentukan posisi Kota Bogor sebagai juara grup sekaligus peluang lolos ke Popda Jawa Barat.
Manajer Tim Sepak Bola Kota Bogor, Manan Tampubolon, mengatakan kemenangan tersebut merupakan buah dari kedisiplinan para pemain dalam menerapkan strategi yang telah dipersiapkan tim pelatih.
“Kami bersyukur bisa meraih kemenangan penting dengan skor yang cukup meyakinkan. Anak-anak bermain disiplin, fokus, dan menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Namun perjuangan belum selesai karena masih ada satu pertandingan yang harus kami hadapi,” kata Manan.
Ia menegaskan, timnya tidak ingin cepat puas dengan hasil yang telah diraih. Menurutnya, fokus seluruh pemain kini tertuju pada laga terakhir yang menjadi penentu.
“Kami ingin menuntaskan fase grup dengan hasil terbaik. Target kami adalah menjadi juara grup dan memastikan tiket menuju Popda Jawa Barat. Karena itu, seluruh pemain harus tetap rendah hati dan menjaga konsistensi permainan,” pungkasnya.
** Fredy Kristianto


