Cisarua | Jurnal Bogor – Kehadiran bayi panda bernama Satrio Wiratama yang baru berusia 120 hari menjadi daya tarik utama libur Lebaran 2026 di Taman Safari Indonesia. Satwa langka asal China ini sukses mencuri perhatian wisatawan yang berkunjung ke kawasan Puncak.
Kelahiran panda tersebut tidak hanya menjadi prestasi membanggakan bagi tim dokter hewan dan pengelola konservasi satwa di Indonesia, tetapi juga dinilai sebagai bentuk diplomasi lunak (soft diplomacy) antara Indonesia dan China dalam bidang konservasi satwa langka.
Nama Satrio Wiratama sendiri diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai simbol harapan dan kekuatan bagi kelangsungan hidup satwa yang dilindungi.
Berbagai foto dan poster Satrio kini terpampang di sejumlah sudut restoran, aula, hingga ruang pertemuan di kawasan wisata tersebut. Hal ini semakin menambah daya tarik bagi pengunjung, khususnya keluarga yang menghabiskan waktu libur Lebaran.
Pengelola Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang, mengungkapkan rasa bangga atas kelahiran panda tersebut yang menambah koleksi satwa sekaligus memperkuat peran lembaga dalam upaya konservasi.
Selain menjadi pusat edukasi dan konservasi, Taman Safari Indonesia juga merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar Kabupaten Bogor dari sektor pariwisata.
Pada momentum libur Lebaran tahun ini, pengelola turut menghadirkan berbagai paket wisata khusus bagi pengunjung. Yudi


