27.2 C
Bogor
Thursday, March 12, 2026

Buy now

spot_img

Tanam Padi Serentak 19 Provinsi, Kementan Dorong Optimalisasi Lahan Cetak Sawah Rakyat

Tarakan | Jurnal Bogor
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) pelatihan menggelar gerakan tanam padi serentak di 19 provinsi dengan total luas mencapai 10.000 hektar sebagai upaya mempercepat pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di Provinsi Kalimantan Utara, kegiatan tanam serentak dilaksanakan di dua wilayah, yaitu Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan, dengan pendampingan dari Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP) sebagai penanggung jawab wilayah.

Di Kota Tarakan, kegiatan tanam dilaksanakan di lokasi Brigade Pangan Juwata Inti Perkasa, Desa Juata Laut, Kecamatan Tarakan Barat, dengan luas lahan 203 hektar dan target tanam 27 hektar, dimana hingga saat ini telah terealisasi penanaman seluas 15 hektar. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BBPMKP beserta jajaran, Kepala Dinas Pertanian Kota Tarakan beserta jajaran, para penyuluh pertanian, petani, serta Brigade Pangan Juwata Inti Perkasa.

Sementara itu di Kabupaten Bulungan, kegiatan tanam berlangsung di dua lokasi Brigade Pangan di Kecamatan Tanjung Palas Tengah, yaitu Brigade Pangan Budaya Taka dengan luas lahan 211,87 hektar dan target tanam 17 hektar, serta Brigade Pangan Bintang Jaya Bulungan dengan luas lahan 97,95 hektar dan target tanam 6 hektar. Hingga saat ini, realisasi tanam di kedua lokasi tersebut telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

Kegiatan di Kabupaten Bulungan turut dihadiri oleh Bupati Bulungan, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Utara, Komandan Kodim Bulungan, Kepala BRMP Provinsi Kalimantan Utara beserta jajaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan beserta jajaran, para penyuluh pertanian, petani, serta Brigade Pangan Budaya Taka dan Brigade Pangan Bintang Jaya Bulungan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat harus terus didorong agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi padi nasional.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa gerakan tanam serentak ini merupakan bagian dari upaya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, petani, serta Brigade Pangan.

“Kegiatan tanam padi di lahan cetak sawah rakyat perlu terus didorong agar berjalan konsisten dan berkelanjutan. Peran penyuluh sangat penting dalam melakukan pendampingan kepada petani di lapangan sehingga aktivitas pertanaman tetap berjalan optimal,” ujar Santi.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara penyuluh, dinas pertanian kabupaten dan provinsi, serta tim dari Kementerian Pertanian dalam menindaklanjuti kebutuhan di lapangan, termasuk penyiapan CPCL, dukungan sarana produksi, serta pendampingan teknis bagi petani dan Brigade Pangan.

Sementara itu, Kepala BBPMKP Sukim Supandi selaku penanggung jawab Brigade Pangan Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan bahwa gerakan tanam serentak ini menjadi momentum untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan cetak sawah rakyat yang telah selesai dibangun.

“Melalui gerakan tanam serentak ini diharapkan setiap lahan yang telah siap dapat segera ditanami sehingga pemanfaatannya dapat berjalan optimal. Dengan dukungan penyuluh, Brigade Pangan, serta pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dan mempercepat realisasi luas tambah tanam di Kalimantan Utara,” ujar Sukim.

Kedepan, Kementerian Pertanian juga akan terus memperkuat dukungan bagi Brigade Pangan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk pelatihan pemanfaatan teknologi pertanian seperti penggunaan drone, serta dukungan sarana dan prasarana alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas di lapangan.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, petani, serta Brigade Pangan, program percepatan tanam di lahan cetak sawah rakyat diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

(Restu /BBPMKP)

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles