Cisarua | Jurnal Bogor
Arus mudik Lebaran tinggal menghitung hari, jalan alternatif Cikopo Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor merupakan jalur yang cukup tinggi mobilitasnya dilewati pemudik. Namun pantauan di beberapa lokasi, kondisi badan jalannya kini mengalami kerusakan yang cukup parah. Lubang-lubang bertebaran di sepanjang jalan menyebabkan rawannya kecelakaan di kawasan tersebut.
Seperti di kawasan Kampung Cidokom, Desa Kopo, sepanjang 200 meteran badan jalannya kini hancur. Aspalnya mengelupas hingga saat musim hujan seperti sekarang ini jalannya digenangi air. Dengan kondisi tersebut, warga juga para pengendara merasa terganggu.
“Akibat badan jalan yang berlubang dan hancur, rumah kita menjadi kotor terus. Kendaraan yang melintas mencipratkan air bercampur lumpur mengotori bagian teras rumah kita, ” tutur Said, warga Kopo.
Untuk menghindari terjadi kecelakaan akibat jalan berlobang, sebagian warga memberi tanda oleh ember atau kardus. Hal ini dilakukan supaya para pengendara mengetahui di lokasi tersebut banyak lubang.
“Sering terjadi kecelakaan sepeda motor yang tergelincir dan jatuh. Mereka terjebak oleh genangan air yang ternyata ada lubangnya, ” ungkap Edi.
Ia berharap, menjelang Lebaran ini Pemkab Bogor melakukan perbaikan terhadap kerusakan badan jalan tersebut.
“Sangat terganggu warga atau pengendara jika kondisi ini dibiarkan. Kami berharap ada upaya perbaikan terhadap kerusakan jalan tersebut. Terlebih, sebentar lagi akan mengadapi Idul Fitri, ” pungkas Edi.
** Dadang Supriatna


