26.6 C
Bogor
Saturday, March 7, 2026

Buy now

spot_img

Andi, Rangers Muda di Clean Sheet Indonesia, Mengabdi dari Selokan hingga Sekolah

Bogor | Jurnal Bogor – Di balik bersihnya selokan, taman, dan lingkungan sekolah yang kerap luput dari perhatian, ada sosok-sosok pekerja lapangan yang setia menjaga wajah kota tetap ramah dipandang. Salah satunya adalah Andi, anggota Rangers B2B di Clean Sheet Indonesia, yang sejak 2023 mengabdikan diri di barisan terdepan gerakan kebersihan lingkungan.

Saat ditemui di sela aktivitasnya, Andi menuturkan bahwa kesehariannya di lapangan diisi dengan berbagai pekerjaan dasar namun vital. Mulai dari membersihkan selokan, menyapu jalan, merapikan taman, hingga membersihkan area sekolah dan permukiman warga.

“Setiap hari saya membersihkan titik-titik kegiatan, seperti selokan, taman, dan lingkungan sekolah maupun permukiman. Selain itu, saya juga membantu mengangkut dan memilah sampah sesuai jenisnya,” ujar Andi, Jumat (6/3/2026).

Aktivitas yang paling sering ia lakukan adalah menyapu jalan, memungut sampah plastik, membersihkan saluran air, serta mengangkut sampah ke tempat pembuangan sementara. Dalam beberapa kegiatan, Andi juga turut membantu pemasangan spanduk dan perlengkapan penunjang aksi bersih-bersih bersama warga.

Penempatan tugas Andi saat ini berada di lingkungan pendidikan, salah satunya di Sekolah Strada Bhayangkara Jakarta Utara, sekaligus menjalani masa pendidikan di bidang Teknik Informatika.

Namun, di balik rutinitas tersebut, persoalan klasik masih kerap ia temui. Sampah plastik yang dibuang sembarangan, terutama di selokan dan pinggir jalan, menjadi masalah yang paling sering dihadapi. Rendahnya kebiasaan memilah sampah antara organik dan non-organik juga masih menjadi tantangan tersendiri.

“Tantangan terbesarnya adalah kurangnya kesadaran sebagian masyarakat. Kadang area yang sudah dibersihkan bisa kembali kotor dalam waktu singkat karena masih ada yang membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Meski demikian, Andi menilai respons masyarakat secara umum cukup positif. Tidak sedikit warga yang ikut turun tangan membantu kegiatan bersih lingkungan dan mulai menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan. Meski masih ada pula sebagian kecil masyarakat yang menganggap persoalan kebersihan sepenuhnya menjadi tanggung jawab petugas lapangan.

Suka duka pun menjadi bagian dari perjalanan Andi. Salah satu momen yang paling menantang adalah ketika harus menegur warga yang membuang sampah sembarangan.

“Biasanya saya tetap menyampaikan dengan sopan dan menjelaskan dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan. Kalau pendekatannya baik, mereka bisa menerima,” tuturnya.

Dukungan dari manajemen juga dirasakan Andi cukup membantu. Ia dan rekan-rekannya dibekali peralatan kebersihan yang memadai, pelatihan singkat tentang pengelolaan sampah, serta perlengkapan keselamatan seperti sarung tangan dan masker. Sebelum turun ke lapangan, para petugas juga mendapatkan arahan dan motivasi dari pimpinan.

Menurut Andi, peran petugas lapangan menjadi kunci keberhasilan program Rangers.

“Pegawai lapangan sangat penting karena kami yang langsung berinteraksi dengan masyarakat dan menangani kondisi di lapangan. Keberhasilan program sangat bergantung pada kerja sama tim dan konsistensi menjaga kebersihan,” katanya.

Ke depan, Andi berharap Clean Sheet Indonesia dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah. Ia juga menaruh harapan besar agar kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, serta lebih banyak generasi muda yang terlibat dalam gerakan peduli lingkungan. Yudi

Related Articles

- Advertisement -spot_img

Latest Articles