Bogor Kota | Jurnal Bogor – Pelatihan dan uji kompetensi chef berbasis Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) gelombang ketiga berhasil dilaksanakan dengan baik pada akhir pekan ini, Minggu (01/3/2026) di wilayah Cimahpar, Kota Bogor.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang mayoritas berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi melibatkan peran aktif Aliansi Kuliner Indonesia (Kul-Ind) sebagai pengelola kegiatan, sekaligus mengikutsertakan sejumlah anggotanya sebagai peserta.
Program sertifikasi tersebut diselenggarakan secara berkelanjutan oleh LSP Pariwisata Kapal Pesiar bekerja sama dengan LPK Purimandalika. Lokasi kegiatan berada di kawasan Cimahpar, yang juga menjadi Graha Kreatif, Riset, dan Pelatihan Pangan milik Kul-Ind.
Hingga pelaksanaan gelombang ketiga ini, penyelenggara telah meluluskan lebih dari 50 calon chef yang dinyatakan kompeten dan memperoleh sertifikat negara dari BNSP.
Pihak penyelenggara berharap kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini dapat terus berlanjut serta dikembangkan dalam berbagai tahapan kompetensi lainnya. Hal tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas tenaga ahli pangan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin kompeten dan profesional sesuai bidangnya.
Pimpinan LPK Purimandalika, Purwadi, menyampaikan bahwa pelatihan berbasis sertifikasi negara BNSP akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan.
“Sertifikat kompetensi yang diperoleh peserta diharapkan dapat digunakan sebagai pengakuan resmi saat bekerja di berbagai sektor dan tempat kerja lainnya” ujarnya.
Ia juga menambahkan, di gedung LPK Purimandalika tersedia berbagai kegiatan pendukung di bidang pangan dan UMKM, seperti usaha katering, food court, pengemasan produk, bakery, serta produksi jajanan pasar dan bidang pangan lainnya. Yudi


