Bogor –Telkom Witel Priangan Barat menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Banten pada Senin (23/2) di Ruang Rapat Siliwangi. Kunjungan ini menjadi momentum dialog strategis terkait peran Telkom Group dalam mendukung penguatan infrastruktur dan transformasi digital pemerintahan.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Dode Suparman, selaku General Manager Witel Priangan Barat, yang memaparkan profil Telkom Group serta gambaran wilayah kerja Witel Priangan Barat. Dalam paparannya, GM menjelaskan posisi Telkom sebagai BUMN telekomunikasi yang memiliki portofolio lengkap mulai dari digital connectivity, digital platform, hingga digital service, yang mendukung ekosistem Smart Living, Smart Economy, Smart Governance, dan Smart Society.
GM Witel Priangan Barat juga memaparkan profil wilayah, termasuk cakupan 7 Telkom Daerah (Telda), customer base SME dan Government, serta kesiapan infrastruktur jaringan. Saat ini Witel Priangan Barat memiliki kapasitas produksi 811.358 dengan tingkat utilisasi 60,34%, serta dukungan 14 Account Manager dan 43 mitra kerja dalam mendukung layanan pelanggan. Dalam sesi materi, Telkom turut memaparkan portofolio layanan digital connectivity seperti ASTINET, SD-WAN, VPN IP, Metro-E, High Speed Internet (HSI), serta Wifi Managed Service (WMS), yang telah banyak dimanfaatkan oleh instansi pemerintahan dan sektor publik.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten, H. Pinan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas paparan dan kesiapan Telkom dalam mendukung penguatan konektivitas dan transformasi digital pemerintahan daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Telkom Group dalam mewujudkan layanan publik yang semakin efektif dan terintegrasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, serta peninjauan fasilitas operasional termasuk kunjungan ke ruang WOC. Melalui kunjungan ini, Telkom Witel Priangan Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda digitalisasi pemerintahan melalui solusi yang andal, aman, dan terintegrasi di wilayah kerja Regional II.
*(Cc)


