Leuwiliang | Jurnal Bogor
Dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-15, RSUD Moh. Noh Nur Leuwiliang, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan penanaman 13 pohon di sepanjang area jalan masuk menuju lingkungan internal rumah sakit, Jumat (20/02/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama, dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS., didampingi Kepala Sub Bagian Umum M. Lintang K.H., SKM., M.Kes., serta dr. Dadang Herdiana, Sp.PD selaku Ketua Komite Medik. Penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen rumah sakit dalam membangun lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Direktur Utama dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS., menyampaikan bahwa penanaman pohon bukan sekadar seremoni peringatan hari jadi, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. “Apa yang kita tanam hari ini, mudah-mudahan kelak akan memberikan manfaat bagi generasi selanjutnya. Pohon-pohon ini akan tumbuh, memberi keteduhan, memperbaiki kualitas udara, dan menjadi bagian dari wajah rumah sakit yang ramah lingkungan,” ujar dr. Vitrie dalam keterangannya dikutip, Senin (23/2/2026).
Ia juga menambahkan bahwa penghijauan di area internal rumah sakit selaras dengan fungsi pelayanan kesehatan. Lingkungan yang asri dan teduh tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga memberikan efek psikologis positif bagi pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan. Suasana yang nyaman diyakini dapat mendukung proses pemulihan dan meningkatkan semangat kerja seluruh jajaran.
Usia ke-15 menjadi momentum refleksi bagi RSUD Moh. Noh Nur untuk terus bertumbuh dan berbenah. Seperti pohon yang ditanam dan dirawat hingga besar, rumah sakit ini berkomitmen menjaga kualitas pelayanan secara konsisten, menguatkan profesionalisme, meningkatkan fasilitas, serta memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Melalui semangat penghijauan dan peringatan hari jadi ke-15 ini, RSUD Moh. Noh Nur menegaskan tekad untuk terus berkembang sebagai institusi pelayanan kesehatan yang tidak hanya unggul dalam mutu layanan, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Merawat kehidupan bukan hanya dilakukan di ruang perawatan, tetapi juga melalui langkah nyata menjaga alam sekitar.
(yev/cc)

