27.4 C
Bogor
Friday, February 20, 2026

Buy now

spot_img

Sambut Ramadan, Mentan Amran Salurkan Bantuan bagi Masyarakat yang Membutuhkan

Makassar — Mengawali bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran menyalurkan bantuan pribadi sebanyak 100 ton beras bagi masyarakat kurang mampu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian dan gotong royong untuk memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang dan berkecukupan.

Penyaluran 100 ton beras tersebut dilakukan bersama Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas). Beras dikemas dalam 20 ribu karung ukuran 5 kilogram dan didistribusikan langsung kepada warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Makassar.

Mentan Amran yang juga merupakan Ketua Umum IKA Unhas menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata di bulan suci Ramadan sekaligus upaya memastikan tidak ada masyarakat yang mengalami kesulitan pangan.

“Silakan para alumni mencatat dan membagikan kepada tetangga atau keluarga yang benar-benar membutuhkan. Ramadan adalah momentum berbagi dan memperkuat kepedulian,” kata Mentan Amran saat Kick Off Bakti Sosial IKA Unhas di AAS Building, Makassar, Selasa (17/2/2026) lalu.

Sebanyak 200 alumni bergerak sebagai relawan untuk mendistribusikan bantuan berdasarkan pendataan lapangan. Penyaluran dilakukan secara langsung hingga malam hari agar bantuan segera diterima masyarakat.

Tidak hanya itu, Mentan Amran menyampaikan bahwa pemerintah, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, telah mengalokasikan sekitar Rp11 triliun untuk bantuan sosial (bansos) Ramadan. Anggaran tersebut digelontorkan guna memperkuat daya beli masyarakat, menjaga stabilitas pasokan, serta mengantisipasi gejolak harga pangan selama bulan suci.

“Pemerintah keluarkan kurang lebih Rp11 triliun bansos atas perintah Bapak Presiden. Rp11 triliun kita keluarkan bansos ini untuk Ramadan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan solidaritas sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, momentum Ramadan harus menjadi penggerak kepedulian kolektif.

“Alangkah indahnya kalau kita berbagi. Jangan biarkan ada kelaparan saudara-saudara kita,” katanya.

Lebih jauh, Mentan Amran menyampaikan bahwa semangat berbagi akan terus ia jalankan, baik dalam kapasitas sebagai pejabat negara maupun secara pribadi melalui yayasan sosial yang dibangunnya.

“Kalau tidak ada yang membackup, saya upayakan secara pribadi. Ada yayasan yang dibangun ini untuk saudara-saudara kita. Nanti kalau saya tidak Menteri lagi, kerja saya seperti ini. Inilah cita-cita kami yang tertinggi. Ingin berbagi sesuai kemampuan kami. Rezeki dikasih Allah,” pungkasnya.(Restu /BBPMKP)

Related Articles

Stay Connected

20,832FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles