26.6 C
Bogor
Thursday, February 19, 2026

Buy now

spot_img

Kamera Tilang di Puncak Resahkan Warga Setempat

Megamendung | Jurnal Bogor
Sudah satu pekan lamanya, Polres Bogor melakukan pemasangan kamera untuk menilang para pelanggar lalulintas yang melintasi jalan raya Puncak. Pemasangan kamera tersebut tepatnya di Cibogo, Desa Cipayung Datar.

Kehadiran kamera pemantau ini, mendapat respons negatif dari sejumlah masyarakat, khususnya warga setempat yang berdekatan dengan tempat berdirinya kamera pemantau ini.

“Iya sungguh meresahkan adanya penasangan kamera pemantau lalulintas ini. Karena, katanya kamera tersebut merupakan sebagai fasilitas untuk menindak terhadap pelanggaran lalulintas. Baik itu ke pengguna sepeda motor maupun mobil. Dan kita sebagai warga yang tidak jauh dari tempat berdirinya kamera itu, dibuatnya was-was. Karena, warga yang berdekatan dengan kamera rutinitas lalulintasnya paling banyak. Tidak menutup kemungkinan, bakal banyak pengendara sepeda motor dari warga sekitar yang terkena tilang elektronik ini, ” tutur Badru, warga Cibogo.

Sementara itu, dikatakan warga lainnya Sutarman, ada sisi positifnya jalur Puncak dipasang kamera pemantau, baik itu kamera pemantau arus lalulintas maupun kamera untuk tilang elektronik. Menurutnya, jalur Puncak merupakan jalur yang cukup penting yang lalulintasnya cukup tinggi.

“Dipasangnya kamera disana, kita ambil sisi baiknya. Mudah-mudahan para pengendara khususnya pengguna sepeda motor menjadi tertib disaat berkendaranya. Karena jika tidak mengikuti aturan lalulintas, mulai dari menggunakan helm hingga kepada kondisi kendaraan, secara otomatis jika melintasi kamera itu mereka akan terkena tilang elektronik. Dengan demikian, kita tidak boleh lengah walaupun hanya jarak dekat untuk mengendarai sepeda motor, tetap harus mengikuti aturan lalulintas, ” ujarnya.

Dilain pihak, yang dilakukan sebagian besar pengendara sepeda motor, bagi mereka yang sudah tahu keberadaan kamera tilang di jalan Raya Puncak, mereka lebih memilih jalan alternatif untuk pergi dan pulang Ciawi ke Cisarua.

“Inikan bulan puasa, rutinitas lalulintas di sore hari cukup ramai oleh warga yang ngabuburit. Jadi kita lebih memilih menggunakan jalan Cokopo Selatan sepulang dari Ciawi menuju Cisarua, ” pungkas Jahat.

** Dadang Supriatna

Related Articles

Stay Connected

20,832FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles