Megamendung | Jurnal Bogor
Semerawutnya kabel Telkom dan WF di kawasan Pasar Pasirmuncang, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor sering menjadi masalah. Kondisi kabel yang menjuntai terlalu ke bawah itu kerap menyangkut ke kabin mobil jenis truk atau bus.
Tidak hanya kabel milik Telkom saja, melainkan kabel listrik juga terjadi hal serupa. Terpantau, kabel listrik dan juga Telkom diikat menjadi satu dengan tali plastik. Hal ini menyebabkan kondisi kabel sering turun ke bawah akibat pengikatnya putus.
“Cukup membahayakan kondisi kabel listrik dan Telkom yang berada di lahan parkir Pasar Pasirmuncang. Selain semerawut saking banyaknya, terkadang kabel itu tertarik oleh bak mobil truk hingga putus. Kita selalu warga disini sangat khawatir dan was-was jika itu dibiarkan terus. Keluhan kita kepada petugas PLN atau Telkom tidak pernah digubris, ” ujar Dedi.
Di tempat terpisah, Sekretaris Desa Sukamanah Ade menuturkan, pemerintahan desa juga kesal terhadap sikap pihak Telkom atau PLN yang seolah olah acuh. Ia mengaku, sering mendapat laporan dari masyarakat terkait kondisi kabel Telkom yang berada di wilayahnya.
“Ya kondisi kabel di sekitar lahan parkir pasar sangat kusut. Padahal itu cukup membahayakan. Kita sering mendapat laporannya dari warga. Untuk ini kita akan kirim surat ke pihak pihak yang terkait, ” tandas Ade.
Tidak hanya di kawasan pasar lanjut dia, melainkan di beberapa wilayah Sukamanah terjadi hal serupa.
“Keberadaannya sudah tidak terkendali, setiap tahun penumpukan kabel terus terjadi. Akibat beratnya beban dari bentangan kabel, terdapat beberapa tiangnya miring. Penertiban berupa merapikan perlu dilakukan oleh petugas Telkom atau listrik. Jika terus dibiarkan itu bisa membahayakan kepada kita semua, ” pungkas Ade.
** Dadang Supriatna

