27.4 C
Bogor
Friday, February 6, 2026

Buy now

spot_img

Salah Prediksi SILPA, Pemkot Refocusing Rp92 M

Bogor | Jurnal Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor salah memprediksi Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (Silpa) tahun 2025. Akibatnya, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terpaksa melakukan refocusing anggaran sebesar Rp92 miliar pada tahun anggaran 2026 ini.

Diketahui, pada 2025 Pemkot Bogor memprediksi akan terjadi SILPA sebesar Rp122 miliar. Namun, setelah dilakukan penghitungan ulang SILPA hanya sebesar Rp30 miliar. Sehingga, refocusing terpaksa dilakukan untuk menyelamatkan cashflow.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan bahwa pihaknya bukan melakukan refocusing melainkan pergeseran anggaran kegiatan non prioritas di akhir tahun.

“Kegiatan non prioritas digeser ke akhir tahun. Langkah ini diambil agar cashflow kita balance,” ujar Denny kepada wartawan, Jumat (6/2).

Denny memastikan, kendati dilakukan pergeseran anggaran, tetapi untuk program janji kampanye wali kota tetap akan dijalankan atau diprioritaskan.

“Itu hanya untuk kegiatan non prioritas, kalau program strategis tidak akan diganggu sama sekali,” tegas mantan Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Bogor itu.

Lebih lanjut, kata Denny, kegiatan non prioritas akan dilaksanakan di akhir tahun bila memungkinkan atau dengan menggunakan APBD Perubahan 2026.

Ketika disinggung apakah langkah tersebut diambil lantaran Pemkot Bogor tak mau seperti Pemkab Bogor yang gagal membayar proyek tahun anggaran 2025. Denny mengatakan bahwa kebijakan pemerintah murni untuk mengamankan cashflow.

“Nggak, nggak seperti itu. Intinya agar cashflow kita balance saja,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

Related Articles

Stay Connected

20,832FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles