Cisarua | Jurnal Bogor
Keberadaan tiang listrik di badan Jalan raya Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, tepatnya di dekat SPBU Kopo Kecamatan Cisarua, cukup membahayakan bagi para pengendara.
Tiga hari yang lalu pengendara sepeda motor asal Cianjur mengalami kecelakaan menabrak tiang listrik tersebut. Pengendara bernama Supardi asal Cilaku, itu terpaksa harus dilarikan ke RSUD Ciawi untuk menjalani perawatan luka di bagian kakinya.
“Sering tiang listrik itu menelan korban kecelakaan, khususnya para pengendara sepeda motor. Kejadian kecelakaan rata-rata pada malam hari. Terlebih jika terjadi antrean mobil ke arah atas, kondisi tersebut merupakan waktu yang rawan. Pengendara sepeda motor guna menghindari kemacetan mereka mengambil jalur kiri yang akhirnya terjebak oleh tiang listrik tersebut hingga terjadi kecelakaan dengan menabrak tiang listriknya, ” tutur Agus, warga Kopo.
Untuk menghindari lebih banyaknya terjadi kecelakaan, warga dan para pengendara meminta supaya pihak PLN Cipayung memindahkan tiang listriknya.
“Tadinya tiang listrik itu berada di daerah milik jalan tidak berdiri di badan jalan. Karena dilakukan pelebaran jalan beberapa waktu silam, akhirnya kini tiang listrik tersebut berada di posisi 1,5 meter di badan jalan, ” imbuh Agus.
Dikatakan tokoh Cisarua, pihak PLN seharusnya mengikuti program pemerintah yang melakukan pelebaran jalan raya Puncak pada waktu itu.
“Setiap ada pelebaran jalan di wilayah Puncak, pihak PLN selalu membiarkan tiang listrik selalu menjadi masalah. Kegiatan pelebaran jalan tidak diikuti dengan pemindahan tiang listriknya. Yang akhirnya kini cukup membahayakan bagi para pengendara. Jika hal itu dibiarkan, korban kecelakaan akibat tiang listrik akan terus bertambah, ” pungkas Heru.
** Dadang Supriatna

