Cijeruk | Jurnal Bogor
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, menyebabkan longsor pada ruas jalan milik Pemerintah Kabupaten Bogor. Longsor terjadi dengan panjang sekitar 6 meter dan tinggi tebing mencapai 5 meter, sehingga mempersempit akses jalan penghubung Kampung Cibalung–Cipaok–Lengis.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kecamatan Cijeruk bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor segera melakukan penanganan awal dengan memasang rambu peringatan lalu lintas di sekitar lokasi longsor guna mengantisipasi kecelakaan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
Camat Cijeruk, M. Sobar Mansoer, mengatakan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Kampung Cibalung, RT 02 RW 02. Setelah menerima laporan dari pemerintah desa, pihak kecamatan langsung berkoordinasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada PUPR Kabupaten Bogor.
“Sebagai penanganan awal, kami bersama PUPR memasang guardrail, terpal penutup tebing, serta rambu peringatan untuk mencegah terjadinya longsor susulan,” ujar Sobar, Selasa (20/01/26).
Ia juga meminta agar kendaraan bertonase berat, khususnya truk bermuatan besar, untuk sementara tidak melintasi jalur tersebut demi mengurangi beban jalan yang berpotensi memicu longsor lanjutan.
“Kami mengimbau pemerintah desa untuk memasang spanduk larangan bagi truk bermuatan berat agar tidak melewati jalur ini, demi keselamatan bersama,” tambahnya.
Selain itu, Sobar mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat bulan Januari merupakan puncak musim hujan dan wilayah Kecamatan Cijeruk termasuk daerah rawan bencana longsor.
“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah Kecamatan Cijeruk siap siaga 24 jam dan akan segera menindaklanjuti setiap laporan kebencanaan yang masuk,” pungkasnya.
** Yudi

